Merdeka Sejak Dalam Denyut Nadi

Merdeka! Pagi itu (17/8/18) setelah Ibadat Pagi di Kapel Paulus, warga komunitas Seminari Tinggi Kentungan mengadakan upacara bendera untuk memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73. Upacara bendera ini terbilang unik.

     Pertama, tidak seperti upacara bendera tahun-tahun sebelumnya. Upacara kali ini dilaksanakan di halaman halaman gedung pasca sarjana Fakultas Teologi Wedhabakti. Kedua, Paduan suara pada upacara kali ini dibawakan oleh para frater tingkat III. Ketiga, Seminari Tinggi kedatangan kelompok marching band ‘Suara Garuda’ yang diasuh oleh PT. Gulaku dari Lampung. Performance ‘display’ yang dibawakan oleh ‘suara Garuda’ sungguh memukau semua warga seminari tinggi. “Baru Kali ini, seminari kedatangan tamu istimewa dan mendapat suguhan luar biasa!” sharing Fr. Kartono (frater Tk. IV).

     Dalam amanat Pembina upacara, Romo Djoko menyampaikan bahwa, kemerdekaan adalah panggilan tertinggi dalam hidup manusia. Kemerdekaan berarti terbebas dari segala bentuk penindasan dan halangan. Sesuai dengan ‘bahasa’ RIKAS (Rencana Induk Keuskupan Agung Semarang), kemerdekaan adalah upaya untuk membangun peradaban kasih di tengah masyarakat Indonesia yang multikultural.

     Romo Djoko mengajak untuk bertindak secara merdeka dan sadar yang diawali dari dalam diri masing-masing. Dengan kata lain, terlebih dahulu merdeka dari segala nafsu-nafsu liar dan arogansi agar mampu memilih apa yang baik dengan merdeka. Maka, dengan semangat kemerdekaan itulah dapat berperilaku dan memperjuangkannya secara manusiawi serta mampu memanusiakan sesama manusia. Motto dari Mgr.Alb. Soegijapranata, SJ, yakni “100% Indonesia, 100% Katolik” menjadi panggilan generasi penerus bangsa untuk memberi arti kemerdekaan dalam keluarga, masyarakat dan komunitas dalam semangat kebhinekaan. #ARe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

Jumat 24 April 2020 | Hari Jumat Biasa Pekan Paskah II | Yoh 6:1-10

  Yesus Memberi Makan Lima Ribu Orang Fr. Agustinus Brian Kurniawan        Dalam kisah mukjizat hari ini, Yesus memberi makan lima ribu orang. Dalam kisah penggadaan...

Renungan Sabda : 1Tes. 4:13-17a; Luk. 4:16-30 | Senin, 2 September 2019 – Minggu Biasa XXII

Sumber gambar ilustrasi: gri.or.id Terbuka akan Kehadiran Yesus oleh: Fr. Nugroho Susanto_bns Kedatangan Yesus ke Nasaret membawa warta kabar gembira dan keselamatan. Ajaran-Nya menciptakan rasa takjub, sehingga...

Renungan Sabda: Mat 1:1-16.18-23 (Sabtu Pekan XXII-B)

Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria Doa Pembuka Ya Allah,  aku bersyukur atas anugerah iman yang aku terima. Aku juga menyadari bahwa imanku ini tidak bisa kulepaskan...

Rekoleksi Panggilan 2021

Rekoleksi Panggilan 2021

Renungan Sabda: Lukas 17:26-37 (Jumat, 16 November 2018, Pekan Biasa XXXII)

Kasih dalam Sikap dan Perbuatan    Doa Pembuka      Allah Bapa yang Mahapengasih, cinta-Mu kepada kami anak-anak-Mu sungguh tak berkesudahan. Semoga dengan teladan dari Santa Elizabeth...