Air, Api : Mereka Menemukan Muara

Terkadang bagaikan api.
Kilau cahayanya mampu mengedipkan mata.
Tersambar di muka, akhirnya.
Ku terpana merasa sakitnya.
Teraba dan memar itu ada.
Terkadang pula bagaikan air.
Diam namun liar.
Perlahan membasahi sanubari.
Merindukan ujung, ujung air.
Tapi tak ada.
Mengalir tak henti. Ku pun menanti.
Setiap jiwa hanya bisa bertanya.
Kapan?
Kapan datangnya pelipur lara?
Suatu saat, percaya adalah muara.
Ya, muara yang memberi rinduku.
Muara bagi dahaga. Kita tentara percaya.
Percayalah.
[Karya : Alfa Amorrista dan Yongki Artha]
Berita sebelumyaUjung Tanduk
Berita berikutnyaPenuh Kesadaranmu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

Renungan Sabda: 1 Timotius 4:12-16 | Kamis, 19 September 2019 | Hari Biasa Pekan XXIV

Gambar: Salah satu kelompok Forum Mahasiswa Katolik yang didampingi frater Seminari Tinggi. Dokumen Pribadi. Semangat Muda oleh: Fr. Gery PintokoMasa kiniku adalah masa lalu dan masa...

Renungan Sabda: Luk 12:49-53 (Kamis Pekan XXIX-B)

"Mendekat pada Sang Terang" Doa Pembuka Ya Bapa yang Maha Kasih, kami haturkan puji dan syukur pada-Mu atas pagi ini yang indah, Engkau berikan kembali anugerah...

Renungan Sabda: Matius 19: 23-30 | Selasa, 20 Agustus 2019 – Pw S. Bernardus , Abas dan Pujangga Gereja

1. Unta dan Lobang JarumInjil hari ini adalah kelanjutan dari Injil yang kemarin menjadi bahan renungan. Pada bagian akhir Injil kemarin disebutkan bahwa:...

Renungan Sabda: Luk 11:1-4 | Rabu, 09 Oktober 2019 | Hari Biasa

warungsatekamu.org Komunikasi Fr. Fransiscus Xaverius Andika Marihot Siboro“Bapa Kami....”    Pernahkah Anda mengalami saat chattingan dengan seseorang dibalas dalam waktu yang sangat lama. Apalagi kalau chattingan...

Tahbisan Diakon 2020

Akan menerima rahmat tahbisan diakon dari tangan Mgr. Robertus Rubiyatmoko, Uskup Keuskupan Agung Semarang, pada hari Sabtu, 25 Januari 2020, 16 frater dari lima keuskupan-kongregasi:   1....