Ujung Tanduk

0
272
Beling dihimpit meja.
Terjungkal batu yang dilempar tanpa punya kata.
Gelombang ombak timbulkan retak.
Abaikan seimbang di tengah bimbang datang.
Luka di balik jendela.
Tabiat saudara digoncang berita,
Setengah tubuhnya dijilat ronta,
Petaka penuh tawa ketika matahari menyimpan senja.
Duka di ujung mata.
Tiarap di hamparan paku,
Pada wajah yang terbangun karena rahasia,
Diamlah engkau yang ingin diam,
Tidurmu adalah titik terpendam.
Hilang jenuhmu kau tendang.
Indah di belukar gundah,
Resah.
 
Alfa Amorrista

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here