Renungan Sabda: Luk 9 : 7-9 (Kamis Pekan XXV-B)

VIRAL

(Peringatan St. Vincentius A Paulo, Imam)

Doa Pembuka

Allah Bapa yang Maharahim, kami bersyukur atas anugerah yang kauberikan dalam kehidupan kami. Kami mohon rahmat penyertaan-Mu dalam kehidupan kami, supaya kami mampu menjadi murid-murid-Mu yang setia melakukan tindakan baik kepada semua orang, terlebih mereka yang membutuhkan bantuan kami, seperti Engkau membina St. Vinsensius imam-Mu. Dengan pengantaran Kristus, Tuhan dan pengantara kami. Amin.

 

Renungan

            Mungkin kata ini menjadi kata yang cukup trend dikalangan kita pada zaman ini. Sesuatu yang baru yang mengundang banyak perhatian warga akan cepat menjadi terkenal atau viral. Suatu yang viral bisa jadi sesuatu yang baik dan juga sesuatu yang buruk. Baru-baru ini sepak bola di Indonesia tercoreng karena kematian salah seorang suporter persija Jakarta dalam suatu laga pertandingan antara Persija Jakarta vs Persib Bandung. Hal tersebut membuat kompetisi sepakbola Indonesia tercoreng dan memberikan duka mendalam bagi keluarga korban. Kita bisa mencari lagi sesuatu yang masih hangat diperbincangkan atau masih viral, yang dengan cepat diketahui oleh banyak orang.

 

        Tindakan yang dilakukan oleh Yesus bisa dikatakan dalam viral, sehingga mengundang banyak perhatian. Ketika Yohanes Pembaptis sudah dibunuh oleh Herodes, ternyata masih ada orang yang membuat mukjizat. Herodes mengira bahwa Yohanes bangkit, Elia muncul kembali, dan ada yang mengatakan seorang dari nabi-nabi zaman dahulu telah bangkit. Perbuatan baik yang dilakukan oleh “seseorang” yang belum dikenal oleh Herodes, membuat dia heran hingga mengatakan “Siapa gerangan Dia ini?”dan membuatnya ingin menemuinya. Dengan mukjizat dan tindakan baik yang dilakukan-Nya, membuat berita tersebut dengan cepat tersebar bukan hanya di Galilea, bahkan sampai ke seluruh dunia. Perbuatan baik yang sudah dilakukan oleh Yohanes Pembaptis dilanjutkan oleh Yesus dalam karya-karya-Nya.

            Hari ini kita juga memiliki contoh yang konkret dalam kehidupan beriman kita yakni St. Vinsensius a Paulo. Kepeduliannya pada kaum miskin dan orang sakit mendorong dirinya untuk berbuat sesuatu kepada sesama. Dalam diri orang miskin, anak-anak yatim piatu, dan orang-orang sakit, Vinsensius melihat, mencintai dan mengabdi Tuhan. Tindakan Yesus menjadi viral dan menginspirasi orang-orang yang mau membuka dirinya untuk sesama dan lingkungan sekitar. Semoga kita semua terdorong untuk melakukan, berbuat sesuatu yang baik untuk teman, anggota komunitas, keluarga dan lingkungan sekitar kita, sebagai tanda bahwa kita ialah murid-murid Kristus. Berkat Tuhan senantiasa menyertai usaha-usaha baik kita.

 

Doa Penutup

Bapa yang penuh belas kasih. Terima kasih karena Engkau telah memberi teladan bagi kami dalam membantu sesama, terlebih mereka yang miskin lewat teladan St. Vinsensius. Semoga kami berani menjadi penyalur rahmat-Mu, dengan memberikan diri lewat karya-karya baik kami, untuk teman, keluarga, anggota komunitas dan lingkungan sekitar kami, supaya semua orang dapat merasakan kasih-Mu. Amin.

 

 

           (Fr. Elly Dhita, Tingkat V)
Berita sebelumyaPELAJARAN
Berita berikutnyaCerdas-Cermat BKSN ala Frater

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

Renungan Sabda: Matius 19: 23-30 | Selasa, 20 Agustus 2019 – Pw S. Bernardus , Abas dan Pujangga Gereja

1. Unta dan Lobang JarumInjil hari ini adalah kelanjutan dari Injil yang kemarin menjadi bahan renungan. Pada bagian akhir Injil kemarin disebutkan bahwa:...

Renungan Sabda: Luk. 14:25-33 (Rabu, 7 November 2018, Pekan Biasa XXXI)

“IKUT TUHAN HARUS LEPAS BEBAS”    Doa Pembuka      Ya Allah Bapa Yang Maha Baik, kami bersyukur atas hari baru yang Kau berikan kepada kami. Kami...

Renungan Sabda: Markus 6: 17-29 | Kamis, 29 Agustus 2019 – Pw. Kemartiran S. Yohanes Pembaptis

Demi kebenaran Yohanes Pembaptis mati syahid Markus mencatat penangkapan, pemenjaraan, dan kematian Yohanes Pembaptis: “Sebab memang Herodeslah yang menyuruh orang menangkap Yohanes dan membelenggunya di...

Renungan Sabda: Lukas 6, 39-45 (Minggu Biasa Pekan VIII)

Mulat Laku Jantraning Bantala Doa Pembuka: Bapa maha kasih, aku bersyukur kepada-Mu atas hari hidupku dan orang-orang baik yang telah Kau utus kepadaku. Semoga...

Renungan Sabda: Matius 6:7-15 (Selasa Prapaskah I)

Ampunilah Kesalahan Kami, Seperti Kami Mengampuni     Doa Pembuka Allah Bapa yang Mahakasih, ajarilah kami berdoa, sebagaimana yang Putera-Mu Yesus Kristus ajarkan kepada kami. Melalui-Nya kami dapat...