Instruksi Perfek Disiplin: Spiritualitas Kemuridan Dalam Formatio

          Minggu tanggal 30 September 2018 lalu, para frater Seminari Tinggi St. Paulus Kentungan mengikuti instruksi dari Perfek Disiplin. Acara yang dimulai pada pukul 17.30 WIB ini merupakan tindak lanjut dari rembug komunitas bulan September yang lalu. Di pendopo Willekens, instruksi dari perfek disiplin dilangsungkan. Instruksi dipimpin oleh Romo Tri Edy Warsana, Pr sebagai perfek disiplin seminari tinggi yang baru.

 

 

            Instruksi Perfek Disiplin ini dibagi dalam tiga bagian yaitu membahas tentang keadaan komunitas saat ini, evaluasi kebidelan, serta masukan dari para frater. Ada hal baru dan menarik dalam instruksi ini. Instruksi tidak hanya menyampaikan tata aturan kehidupan bersama bagi para frater, entah mengingatkan bagi para frater yang sudah lama tinggal di seminari maupun memberikan gambaran dan informasi baru bagi para frater yang baru masuk Seminari Tinggi.

 

 

Rm. Tri Edy Warsana, Pr sebagai Perfek Disiplin sedang menyampaikan pembahasan tentang formatio kedisiplinan hidup rohani, intelektual, komunitas, pastoral, kesehatan, dan kepribadian untuk para frater di Seminari Tinggi St. Paulus. (Doc. Tim Web)

 

 

            Adanya bagian masukan dari para frater inilah yang baru dalam instruksi ini. Semangat keterbukaan coba dibangun oleh Romo Tri Edy sebagai perfek disiplin. Wujudnya sederhana dan jelas, yakni dengan berani membuka diri, menerima masukan dari para frater sebagai formandi. Komunikasi yang baik mulai dibangun oleh perfek disiplin yang baru ini. Harapannya, dengan adanya komunikasi yang baik dan keterbukaan antara perfek disiplin dan para frater kehidupan bersama di komunitas seminari tinggi semakin lebih baik, terlebih semakin mampu mewujudkan jadi suluh, sulur dan suluk.

 

 

 

(Fr. Leonardus Dwi Hananto, Tingkat IV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

Dia yang Memberikanku Kupu-Kupu

Dia yang Memberikanku Kupu-Kupudia adalah wanita yang menaruh air matanya pada bak mandi. tempatku mandi, saat tubuhku tak ingin mandi sendiri. dia adalah wanita yang menimang...

Renungan Sabda: Markus 8:22-26 (Rabu Biasa Pekan VI)

Ia Mengasihimu dengan Cara-NyaDoa Pembuka: Allah Bapa Maha Pengasih, Engkau telah berkenan mendampingi dan mengaruniakan kasih Mu pada kami. Kami mohon berilah kami rahmat-Mu, agar...

Renungan Sabda: Luk 9 : 19-22 (Jumat Pekan XXV-B)

Mengikuti Yesus melalui Proses   Doa Pembuka Allah Maha Bijaksana, ajarilah kami hari ini untuk membuka hati pada firman-Mu. Bimbinglah kami untuk peka akan tanda-tanda kasih-Mu yang...

Dirgahayu 50th! Rumah Pejuang Mimpi

         Berbicara mimpi, tidak berhenti hanya di imajinasi. Mimpi bersambung dengan visi, misi, strategi dan aksi untuk meraihnya. Begitu pula yang...

Renungan Sabda: Matius 15:29-37 | Rabu, 4 Desember 2019 | Hari Biasa Pekan Adven I

Sumber Gambar: https://medium.com/bukantologi/dariku-perempuan-yang-setia-menunggu-8c2e04a73b5 Mari Ber-peka Oleh: Fr. Benedictus Aditya Relliantoko“Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan ….”Ketika saya masuk ke ruang makan, ada dua orang teman yang sibuk mengepel...