Misa UNIO Kecil KAS

      Sabtu, 22 September 2018 mungkin adalah hari biasa seperti hari-hari Sabtu lainnya bagi kebanyakan orang, namun pada tanggal inilah suatu momen bersejarah terjadi di Seminari Tinggi St. Paulus, Kentungan. Para frater UNIO kecil Keuskupan Agung Semarang (KAS) untuk pertama kalinya mengadakan misa UNIO kecil bersama. Misa tersebut diikuti oleh 45 frater yang berasal dai wilayah KAS dan 2 frater yang berasal dari Keuskupan Agung Medan. Perayaan ekaristi dipersembahkan oleh Rm. Sukendar, Pr. yang didampingi oleh Rm. Tri Edy, Pr. dan Rm. Jayasewaya, Pr. Dalam homilinya, Rm. Sukendar, Pr. mengajak para frater untuk menumbuhkan rasa persaudaraan dan saling memberi perhatian satu sama lain.

 

 

Romo Jaya (Kanan), Romo Sukendar (Tengah), dan Romo Tri Edi (Kiri) berkonselebrasi dalam Misa Unio Kecil Keuskupan Agung Semarang. (Doc. Tim Web)

 

 

        Momentum perjumpaan para frater UNIO KAS ini pun juga digunakan untuk memilih kepengurusan UNIO kecil yang baru. Setelah melalui proses pemilihan yang tidak mudah, maka terpilihlah Fr. Windu sebagai ketua baru para frater UNIO kecil KAS. Fr. Windu berhasil menga­lahkan para kandidat kuat lainnya, seperti: Fr. Rio, Fr. Dhita, Fr. Andri, Fr. Dhani dan Fr. Christian. Kesempatan tersebut juga meng­akhiri masa kepengurusan Fr. Beny (VI) yang sudah melayani sebagai ketua para frater UNIO KAS selama satu tahun terakhir ini.

 

 

Romo Tri Edi, Pr hadir sebagai kakak, sahabat seperjalanan bagi para frater Unio Kecil KAS. (Doc. Tim Web)

      Kegiatan tersebut diselingi dengan santap malam bersama dan beberapa acara hiburan yang semakin mempererat persaudaraan kami sebagai kolega para pelayan kebun anggur Tuhan di masa depan. Tak mau ketinggalan, goyangan Fr. Tian yang diiringi oleh musik dangdut pun turut membuat malam semakin pecah. Doorprize yang diundi juga berhasil mencuri perhatian para frater yang dihujani oleh seruan, “Hangus!” yang mengisyaratkan bahwa semua frater tertarik dengan doorprize tersebut dan tidak rela jika hadiahnya jatuh ke orang lain. Meski demikian, semua hal tersebut hanyalah sarana untuk menjalin persau­daraan para calon imam diosesan KAS yang dirajut oleh kasih akan Yesus Kristus itu sendiri. Semoga Allah senantiasa memberkati kita semua dalam perjalanan hidup kita masing-masing.
(Fr. Y. Bramanda R. K., Tingkat I)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

Renungan Sabda: Lukas 14:15-24 | Selasa, 05 November 2019 | Hari Biasa Pekan XXXI

DOSA KEMALASAN Fr. Nicolaus Surya Pradana““Tetapi mereka bersama-sama minta dimaafkan. (Luk 14:18)”   “Tetapi mereka bersama-sama minta dimaafkan.” (Luk 14:18) Perikop ini menjadi sebuah permenungan yang...

Renungan Sabda: Luk 9 : 57-62 (Rabu Pekan XXVI-B)

"JALAN TUHAN" Doa Pembuka Allah sumber cinta kasih, kami bersyukur atas panggilan kini. Engkau perkenankan kami mengikuti jalan-Mu. Berkatilah kami dengan sabda-Mu, semoga tingkah laku kami...

Renungan Sabda: Lukas 9:7-9 | Kamis, 26 September 2019 | Hari Biasa Pekan XXV

Sumber gambar: Dokumen pribadi KASIH YANG LEBIH DALAM Fr. Konstantinus AjiTetapi Herodes berkata: "Yohanes telah kupenggal kepalanya. Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?"...

Renungan Sabda: Lukas 4 : 31-37 | Rabu, 4 September 2019 – Hari Biasa

Sumber: intisari.grid.id KEINGINAN oleh Fr. Chosmas Christian Pernahkah dalam kehidupan yang kita jalani ini, kita menanyakan kepada Tuhan “kenapa sesuatu yang kita inginkan tidak segera...

Renungan Sabda: Matius 7:7-12 (Rabu Prapaskah I)

MemintaDoa Pembuka: Tuhan yang penuh belaskasih, kami bersyukur atas kasih-Mu yang begitu melimpah bagi kami. Semoga kasih-Mu mendorong kami untuk senantiasa mendekatkan diri pada...