Keindahan Alam

Keindahan Alam

 

 

Suatu pagi yang membahagiakan.
Suara orang terdengar saling membangunkan.
Cuaca cerah meski berawan.
Kehadiran Sang Surya memberi kesegaran.

 

 

Meski orang asyik dengan kelompok sendiri.
Namun pemberian diri masih ada di dalam hati.
Berganti gaya untuk cari sensasi.
Namun tak lupa akan eksistensi diri.

 

 

Senyum dan tawa menjadi sebuah cerita.
Bahwa keindahan akan selalu ada.
Meski hanya dapat memejamkan mata.
Keindahan takkan hilang daripadanya.

 

 

Pesona karya ilahi.
Menantang hidup untuk memperbaiki.
Keegoisan berselimut di dalam hati.
Kehancuran kini telah menanti.

 

 

 

#HidupAdalahPilihan (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Allah Tidak Pernah Kehabisan Cara Untuk Mengasihi Kita

Allah telah sungguh-sungguh mengasihi kita, bahkan dengan berbagai cara yang telah dilakukanNya untuk kita.Lantas, apakah kita sudah sungguh-sungguh mengasihi-Nya? Bagaimana cara kita untuk mengasihi...

Renungan Sabda: Yoh 14:1-12 | Minggu, 10 Mei 2020 | Minggu Paskah V

Wajah Tuhan dalam Rupa yang Lain Fr. Victor Drajad S         “Telah sekian lama Aku bersama engkau, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku?” Seandaianya...

Lomba Film Pendek – “Journey for A Dream”

    Silakan isi Formulir Pendaftaran di bawah ini! Terimakasih!Loading...

Berita Duka: RIP. Romo Matheus Purwatmo, Pr

Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil. Terpujilah nama Tuhan. Tuhan telah memanggil Imam-Nya: Rm. MATHEUS PURWATMA, Pr (Usia: 63 tahun)Hari      : Minggu, 26 Januari 2020...

Renungan Sabda: 1 Tim 6: 2c- 12 dan Lukas 8: 1 – 3 | Jumat, 20 September 2019 | Pw St. Andreas Kim Taegon,...

  Sumber Gambar: https://www.livingfaithbaxter.com/who-are-we-new-sermon-series/ Hidupilah Iman oleh: Fr. Marselinus Yudhi Nugroho “Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang” (1 Tim 6: 10). Kutipan ayat dari bacaan pertama tersebut...