Renungan Sabda: Markus 10:17-27 (Minggu Biasa Pekan XXVIII-B)

Berbagi sebagai Kekayaan Rohani”

Doa Pembuka

        Bapa yang mahakasih, Engkau memberikan anugerah kehidupan bagi kami semua. Burung di udara dengan sayap-sayap yang indah, ikan di lautan yang gesit mengarungi air, pun manusia dengan keindahan hati nuraninya. AnugerahMu unik dan istimewa bagi setiap mahluk ciptaan. Ajarilah kami untuk menghargai perbedaan yang ada sebagai kekayaan, bukan sebagai pemicu perpecahan. Amin.

 

 

Renungan

        Bacaan Pertama pada hari Minggu Biasa XXVIII diambil dari kitab Kebijaksanaan Salomo yang mengisahkan Raja Salomo. Raja Salomo adalah raja yang paling bijaksana yang pernah ada. “Dialah yang lebih kuutamakan daripada tongkat kerajaan dan takhta; dibandingkan denganNya, kekayaan kuanggap bukan apa-apa.” (Keb 7,8) Kebijaksanaan Raja Salomo nampak dalam permenungannya yang mendalam terhadap berbagai hal. Bahkan sebagai seorang raja, Raja Salomo tidak mementingkan kedudukannya sebagai raja melainkan hanya Allah-lah yang utama: kekuasaan dan kekayaan tidaklah sebanding dengan kasih dan karunia Allah.

 

 

        Kebijaksanaan membuat kita dapat melihat perbedaan mana yang baik dan mana yang buruk. Apa yang kemudian menjadi penting adalah melihat perbedaan berarti tidak menganggap yang satu lebih baik dari pada yang lain. Mengapa? Karena suatu hal tidak selamanya adalah buruk begitu pun tidak semua hal selalu baik. Kebijaksanaan tidak men-judge sesuatu/seseorang melainkan menghormati perbedaan yang ada. Melihat perbedaan lebih menekankan bagaimana menjadikan hal-hal menjadi baik dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu. Inilah kebijaksanaan yang dapat dimiliki sebagai harta kekayaan rohani bagi kita masing-masing.

 

 

Semangat Berbagi

       Apa yang kemudian perlu kita renungkan adalah bagaimana menerapkan kebijaksanaan dalam kehidupan sehari-hari? Bagaimana membuat hal-hal yang berbeda satu dengan lainnya menjadi baik? Secara sederhana, kita dapat melakukan tindakan berbagi.

 

 

        Berbagi berarti kita memberi bagi orang lain. Apa yang dapat diberikan? Tentu hal yang kita miliki; kita tidak dapat membagikan hal yang tidak kita miliki, kan? Dapat berupa uang atau barang tetapi juga tenaga dan waktu yang kita miliki. Saat kita memiliki banyak hal berlimpah, berbagi terasa mudah bahkan seolah ‘tidak berarti’. Akan tetapi, saat kita berada dalam kondisi kekurangan, berbagi akan terasa sulit. Perlu disadari bahwa dalam berbagi, tidak ada istilah ‘berbagi banyak’ atau ‘berbagi hanya sedikit’. Apa yang penting dalam berbagi bukanlah jumlah melainkan semangat yang diperjuangkan. Keinginan untuk berbagi, entah apapun itu-entah banyak ataupun sedikit, merupakan tanda yang nyata dari kekayaan rohani yang dimiliki. Dengan berbagi, kita menghormati perbedaan yang ada dan membuat yang kurang menjadi layak pun yang berkelimpahan menjadi berkah.

 

 

Doa Penutup

           Bapa yang mahakasih, bantulah kami untuk semakin mudah berbagi bagi sesama kami. Jadikanlah diri kami penyalur rahmat-kasihMu bagi sesama kami, terutama mereka yang berkekurangan dan terbatas. Tinggalah dalam hati kami masing-masing; semoga godaan kuasa dan harta tidak menghalangi kami untuk berbagi. Amin.

 

 

 

Fr. Gandhi Raka/Tk. III

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

Renungan Sabda: Lukas 10:38-42 | Selasa, 08 Oktober 2019 | Hari Biasa Pekan XXVII

https://medium.com/@ningtyas/hanya-karena-sudah-pernah-tak-lantas-membuatmu-berhenti-berbuat-baik-bc970c251509   Melakukan Dengan Setulus Hati dan Hati yang Murni Fr. Dandhi Pratama, AR“Marta, Marta, engkau khawatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja...

Renungan Sabda: Luk 17:11-19 | Minggu, 13 Oktober 2019 | Hari Minggu Biasa XXVII

http://www.lovethispic.com/uploaded_images/55065-Broken-Friendship.jpg Kanca Tipis Fr. Andri Ristanto“Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah?”     Judul renungan ini sering kali kita dengar terkhusus bagi anak-anak...

Renungan Sabda: Lukas 8:16-18 | Senin, 23 September 2019 | Pw. S. Padre Pio, Imam

Sumber Gambar: https://shipleychristianstogether.org.uk/event/pray-for-shipley-may/ Terang bagi Sesama oleh: Fr. Benediktus Tri Widiatmaka   Hari ini Gereja memperingati Padre Pio. Hidup dan karyanya menjadi teladan baik yang mesti kita maknai...

Renungan Sabda: Matius 9:9-13 | Sabtu, 21 September 2019 | Pesta S. Matius, Rasul dan Penulis Injil

Sumber Gambar: https://www.istockphoto.com/photo/woman-opening-door-gm820556842-132605091 Keluar dari Kebiasaan oleh: Fr. SaptonoIbu, bapak dan saudara-saudari terkasih berkah Dalem? Hari ini kita merayakan pesta Santo Matius Rasul dan Penulis...

Rindu Terhapus Hujan

Rindu Terhapus HujanBelum terdengar rasanya pujian sang katak. Hanya terlihat perlahan-lahan semut mulai bertindak. Namun bumi sudah berulang kali berteriak. Tak ada usaha untuk mulai bertindak.  Suara hati...