Renungan Sabda: Mrk 10:46-52 (Minggu Pekan XXX-B)

“Pantang Menyerah”

Doa Pembuka

Allah Bapa yang Mahaksaih,atas berkat-Mu Engkau telah mengutus Putra-Mu yakni Yesus Kristus ke tengah dunia. Kirimkanlah rahmat-Mu agar setiap orang yang percaya kepada-Nya memperoleh keselamatan seperti Bartimeus yang percaya dan menjadi sembuh. Doa ini kami panjatkan demi Kristus Tuhan kami. Amin.

 

 

Renungan

Bartimeus adalah seorang yang memiliki kepercayaan “yang sungguh” kepada Yesus. Dia meyakini bahwa Yesus adalah memang benar utusan Allah. hal inilah yang membuat Bartimeus tidak henti-hentinya berteriak. Dia berteriak dengan dengan suara lantang padahal belum tentu ia mendapatkan apa yang diingkannya. Namun, Bartimeus dengan kesungguhannya  tetap mempercayai bahwa yang sedang berjalan itu Yesus. Padahal dirinya sudah disuruh untuk diam tetapi karena dia adalah pribadi yang pantang menyerah, akhirnya dapat bertemu dengan Yesus. Tidak pantang menyerah adalah sikap yang dimiliki Bartimeus yang ditunjukkan dalam kebutaanya berjuang untuk bertemu dengan Yesus.
Pada hari Minggu ini, kita juga merayakan Hari Sumpah Pemuda. Kita diingatkan akan perjuangan para pahlawan untuk terus menjaga semangat itu. Bagaimana para pemuda tidak mau menyerah dari penjajah dan yang diinginkan adalah kemerdakaan. Hal ini ternyata membuat para pemuda berkumpul dan bersatu agar dapat bebas dari penjajahan. Kita dapat belajar dari Bartimeus dan para pemuda yang tetap memiliki semangat pantang menyerah. Hal yang dapat dicontoh dari Bartimeus dan para pemuda adalah sikap pantang menyerah. Mungkin kita adalah pribadi yang mudah menyerah karena ejekan dan hinaan dari banyak orang. Kita tidak boleh seperti itu. Yang kita perlukan adalah semangat pantang menyerah dalam menjalani hidup di dunia ini. Hidup ini adalah anugerah dari Allah, maka sebagai orang Katolik yang baik, harus menyebarkan seukacita dan kebaikan yang diajarkan oleh Yesus. Pantang menyerah berarti pula bukan cuek terhadap keadaan sekitar, tetapi tetap memperhatikannya dan tetap melakukan hal yang baik sesuai dengan apa yang dikerjakan oleh Yesus. Maka, marilah kita mohon pada Yesus Kristus agar Ia memberkati dan menganugerahkan semangat pantang menyerah dan tetap memperhatikan dunia sekitar kita.

Doa Penutup

Allah Bapa, kami anak-anak-Mu sungguh bersyukur atas teladan Bartimeus dan juga para pemuda pada zaman yang telah berjuang atas kemerdekaan bangsa Indonesia. Kami mohon kepada-Mu, berilah kami sikap pantang menyerah seperti Bartimeus yang buta dan bukan menyerah pada keadaan sekitar. Sembuhkanlah kami dari sikap yang mudah menyerah karena omongan dan sikap orang lain agar kami menjadi murid-murid-Mu yang setia. Ini kami mohon demi pengantaraan Yesus Tuhan kami. Amin.

(Fr. Robertus Dani Putra Setiawan, Tingkat II)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

Renungan Sabda: Lukas 7,31-35 | Rabu, 18 September 2019 | Hari Biasa

 Sumber Gambar: https://alert-it.co.uk/wp-content/uploads/2014/12/Lend-a-HAND-450x300.jpg Menerima Apa Adanya oleh: Fr. Gandhi Raka“Tetapi hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya.”Suatu hari, saya melewatkan waktu di sebuah kantin...

Renungan Sabda: Matius 18: 1-5 | Selasa, 01 Oktober 2019 | Pesta Santa Teresia dari Kanak-kanak Yesus, Perawan dan Pujangga Gereja

Sumber Gambar: https://www.jawaban.com/assets/uploads/mitra_admin/images/main/160906161833.jpgMengingini Rendah Hati Fr. Yohanes Hari Gunawan WibisonoSudahkah aku bersikap rendah hati? Ungkapan inilah yang terlontar dari dalam pikiran saya ketika mencoba untuk memahami...

Renungan Sabda: Luk 6:20-26 (Rabu XXIII-B)

"HARAPAN : Identitas Kristiani" Doa Pembuka Allah Bapa Maha Pengasih, semoga hati kami tetap terbuka terhadap sabda-Mu dan perkenankanlah kami memahami kehendak-Mu mengenai dunia dan manusia...

Renungan Sabda: Luk 4 : 38-41 (Rabu Pekan XXII-B)

Doa Pembuka Ya Allah,  aku bersyukur karena Engkau berkenan masuk dalam rumahku. Aku merasa terhormat karena Engkau singgah ke tempatku. Sungguh luar biasa cara-Mu memperhatikan...

Seminari Tinggi St. Paulus Kentungan

fffffffffSeminari Tinggi Kentungan