Renungan Sabda: Matius 5:1-12a (Kamis Pekan XXX-B)

“Teladan orang-orang Kudus”

Doa Pembuka

Allah Bapa yang mahapengasih, kami mengucap syukur atas orang-orang yang telah merelakan dirinya untuk mampu hidup kudus seturut kehendak-Mu. Ya Bapa, semoga kami mampu menghormati dan meneladani orang kudus-Mu dalam kehidupan kami sehari-hari. Semua ini kami mohon dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama Dikau dalam persatuaan Roh Kudus hidup dan berkuasa, Allah sepanjang segala masa.

 

 

Renungan

Dalam bacaan-bacaan hari ini, kita semua diajak untuk mampu menyadari bahwa betapa besar kasih Allah yang telah diberikan kepada kita semua. Melalui orang-orang Kudus yang kita peringati hari ini memberikan contoh kepada kita semua agar mampu berjuang dan hidup seturut dengan kehendak Allah. Mereka semua yang telah berjuang dalam mewartakan Kristus ke penjuru dunia mampu membuktikan bahwa Allah sungguh hadir di dunia ini.
Lalu ada sebuah pertanyaan, bagaimana dengan kita yang masih berproses di dunia ini? Apakah kita mampu untuk menyatakan iman kita? Terkadang kita masih ragu-ragu dalam mengakui apa yang kita Imani selama ini, contoh kecil adalah ketika membut tanda salib. Terkadang kita sendiri masih ragu untuk membuat tanda salib di tempat umum, dalam hati kecil kita terkadang berkata “ah banyak orang” atau “kalau aku buat tanda salib nanti orang lain akan tau kalo aku orang Katolik”. Dengan ungkapan ini, kita semua dapat belajar dari hal-hal kecil yang ada disekitar kita untuk semakin meneguhkan iman kita dalam mengikuti Yesus Kristus sang teladan.
Dengan ini, kita semua diajak untuk menyadari bahwa Allah sungguh menghasihi kita agar kita selalu hidup kudus seturut dengan kehendak Allah. Kesadaran ini akan membentuk kita untuk semakin menjadi pribadi yang beriman akan Allah. Dengan teladan orang-orang Kudus yang selalu mendekatkan diri dengan Allah, kita juga harus mampu untuk melakukan hal itu di dalam kehidupan kita melalui hal-hal yang sederhana. Hal itu bertujuan agar kita semakin lebih baik dalam menjalani kehidupan ini. Semoga melalui iman, penderitaan, kebahagiaan, dan pengorbanan yang dilakukan oleh para kudus, akan semakin meneguhkan iman dan harapan kita sebagai orang-orang yang masih berproses di dalam dunia ini. Tuhan memberkati kita semua.

 

 

Doa Penutup

Allah Bapa yang mahakuasa, kami bersyukur atas segala penyertaan-Mu di dalam kehidupan kami, terlebih atas teladan hidup orang-orang kudus-Mu. Semoga melalui kesaksian mereka, kami semakin lebih baik lagi dalam menghayati Engkau di dalam kehidupan kami. Semua ini kami mohon dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami.

 

 

 

(Fr. FX. Febrianto, Tingkat II)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

Renungan Sabda: Markus 9:38-40 (Rabu Biasa Pekan VII)

Sederhana menuju sukacitaDoa Pembuka     Allah Bapa Yang Maha Bijaksana, Engkau telah meneguhkan kami melalui kebijaksanaan-Mu yang tidak terselami. Kami mohon, ajarilah kami untuk...

Jantung Hati

Jantung Hati   Terjaga. Selama kesempatan itu ada dan aku punya, Sebagaimana kunci itu terbuka dan aku melayang di atasnya. Sebuah ruang tanpa nama, namun begitu bernyawa. Di sana aku...

Renungan Sabda: Lukas 4 : 31-37 | Rabu, 4 September 2019 – Hari Biasa

Sumber: intisari.grid.id KEINGINAN oleh Fr. Chosmas Christian Pernahkah dalam kehidupan yang kita jalani ini, kita menanyakan kepada Tuhan “kenapa sesuatu yang kita inginkan tidak segera...

Renungan Sabda: Matius 20: 1-16a | Rabu, 21 Agustus 2019 – Pw. S. Pius X, Paus

  1. Pergi Mencari Sampai Lima Kali. Yesus mengawali pengajaran-Nya sebagai berikut: "Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar...

Renungan Sabda: Lukas 10: 1-12 | Kamis, 03 Oktober 2019 | Hari Kamis Biasa XXVI

Sumber Gambar: Dokumen Pribadi “Aku mengutus kalian seperti anak domba di tengah-tengah serigala” Oleh Fr. Ristata   Ketika saya merenungkan sabda Tuhan hari ini, saya teringat akan pengalaman...