Jantung Hati

Jantung Hati

 

Terjaga.

Selama kesempatan itu ada dan aku punya,

Sebagaimana kunci itu terbuka dan aku melayang di atasnya.

Sebuah ruang tanpa nama, namun begitu bernyawa.

Di sana aku ada, bersama kesempatan untuk mengadakan tawa.

. . .

 

 

Terjaga.

Aku ingin diam saja menungguimu tertawa.

Izinkan bahagia itu mekar sebagaimana rekahnya bunga,

Di sana engkau ada, sembari terkesima.

Tuhan adil adanya.

 . . .

 

 

Terjaga,

Jantung hati berdenyut kembali dengan irama yang sama.

Di situ engkau ada, sekali lagi bernyawa.

Aku menunggumu kembali bernyawa.

Aku di sana, membayangkanmu menggambarkan bumi sebuah surga.

 

 

 

“usai rekoleksi, empat belas oktober

terima kasih untuk kata yang pernah ada,

yang pernah tertata sedikit terbata-bata.”

 

alfa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

Renungan Sabda: Yoh 16:12-15 | Rabu, 20 Mei 2020 | Hari Biasa Pekan VI Paskah

  Bentuk Kekecewaan Fr. Fransiscus Xaverius Andika Marihot Siboro      Di masa kritis sekarang ini, banyak di antara kita yang merasa jenuh, bosan, kesal, dan...

Renungan Sabda: Luk 10 : 1-12 (Kamis Pekan XXVI-B)

"Perpanjangan Tangan Kasih Tuhan" Doa Pembuka Allah Bapa Sang Empunya Tuaian, kami bersyukur atas buah-buah kasih yang kami terima hari ini. Semoga hari ini kami...

Renungan Sabda: Matius 18 : 1-5.10 (Selasa Pekan XXVI-B)

"Jadilah Malaikat Pelindung" Doa Pembuka Allah Bapa Sang Sumber Cinta Kasih, pada kesempatan ini kami mengucapkan syukur karena Engkau telah memberikan kepada kami, malaikat-malaikat pelindung bagi...

Renungan Sabda: Lukas 2:36-40 | Senin, 30 Desember 2019 | Hari Keenam Dalam Oktaf Natal

Sumber Gambar: http://wanita.sabda.org/hana Perjuangan yang Membuahkan Hasil Fr. Thomas Rosario Babtista“Lagipula di situ ada Hana, seorang nabi perempuan, anak Fanuel dari suku Asyer.” (Luk 2:36)Hana adalah seorang...