Renungan Sabda: Luk 17:7-10 (Selasa, 13 November 2018, Pekan Biasa XXXII)

Murid yang Berkualitas

 

 

Doa Pembuka:

     Bapa yang Maha Kasih, kami bersyukur atas cinta kasih yang Kau berikan kepada kami. Bantulah kami untuk meresapkan sabda cinta kasih-Mu, sehingga kami terdorong untuk menyadari cinta kasih-Mu dalam hidup kami dan mewujudkannya dalam hidup kami. Amin.

 

 

Renungan:

     Menjadi murid Kristus berarti siap untuk menjadi pelayan yang murah hati. Pelayan yang murah hati siap untuk memberikan diri seutuhnya dalam pelayanan dan pengabdian kepada orang lain. Diperlukan sikap hati yang sukarela, gembira, semangat dan sukacita.

 

     Pelayan yang murah hati hendaknya memiliki hidup yang berkualitas. Hidup yang berkualitas itu berarti menghidupi nilai-nilai keutamaan sebagaimana yang diharapkan dalam surat Paulus kepada Titus hari ini, yaitu hidup saleh, bijaksana, suci, sederhana, rendah hati, tekun dan sukacita. Nilai-nilai keutamaan yang dihidupi itu pun harus diwujudkan dalam pelayanan kepada sesama dengan totalitas, rendah hati, sukarela, dan setia sebagaimana yang diungkapkan Yesus dalam Injil Lukas ,“Hendaklah kalian berkata, kami ini hamba-hamba tak berguna: kami hanya melakukan apa yang harus kami lakukan.”

 

     Segala sikap kemurahan hati itu hendaklah didasarkan pada pengalaman dikasihi oleh Allah, sehingga pelayanan dilakukan untuk memuliakan nama Allah. Seperti santo Vincentius de Paul yang melayani dengan kemurahan hati kepada orang-orang miskin mengatakan bahwa sikap murah hati itu bukan sifat dasarnya. Santo Vincentius berkata, “ Jika bukan karena kasih Tuhan, aku ini seorang yang keras, kasar, dan mudah marah.” Semoga dengan menyadari belas kasih Allah dalam diri kita, kita terdorong untuk memiliki sikap murah hati dengan meningkatkan kualitas hidup kita.

 

 

Doa Penutup:

     Bapa Yang Maha Murah, kami bersyukur atas kerahiman dan kemurahan hati-Mu kepada kami. Bimbinglah dan sertailah kami agar kami dapat menjadi murid-Mu yang murah hati. Semoga kami dapat saling melayani dengan meningkatkan kualitas hidup kami, sehingga dapat memancarkan wajah kerahiman-Mu.  Amin.
(Fr. Matias Yonastra Rialdi, Tingkat 1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

STRONGER

The flag that burn our brain. A freedom that bring a promise, Red and white that symbolized a true effort, Red and white that bring a hero...

Renungan Sabda: Mrk 10:46-52 (Minggu Pekan XXX-B)

“Pantang Menyerah” Doa Pembuka Allah Bapa yang Mahaksaih,atas berkat-Mu Engkau telah mengutus Putra-Mu yakni Yesus Kristus ke tengah dunia. Kirimkanlah rahmat-Mu agar setiap orang yang percaya...

Interfaith Voice: Simfoni Nada Keberagaman

        Siapa bilang berbeda itu menakutkan? Berbeda suku, ras, karakter, bahkan juga agama adalah sebuah keniscayaan dan layak dirayakan. Namun, patut...

Salus Edisi 64 Tahun 2015

Learning - Habit - Mission Baca Majalah Salus:  

Renungan Sabda: Mat. 28:19-20 | Kamis, 21 Mei 2020 | Hari Raya Kenaikan Tuhan

  Pergilah ! Wartakanlah Injil ! Fr. Leonardo Hendra Bernanda         Saudara-saudari yang terkasih, hari ini kita diajak untuk menyadari bahwa kita adalah murid-murid...