Renungan Sabda: Markus 6:14-29 (Jumat Pekan Biasa IV)

[et_pb_section fb_built=”1″ admin_label=”section” _builder_version=”3.0.47″][et_pb_row admin_label=”row” _builder_version=”3.0.48″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.0.47″ parallax=”off” parallax_method=”on”][et_pb_text admin_label=”Text” _builder_version=”3.0.74″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”]

“Yesus Kristus Tetap Sama”

Doa Pembuka

Allah Bapa sumber kekuatan dalam hidup kami, perkenankanlah kami agar senantiasa percaya terhadap Engkau pangkal dari segala kasih. Kuatkanlah kami yang lemah terhadap segala cobaan yang kami alami. Dengan pengantaraan Kristus Putra-Mu yang terkasih, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus hidup sepanjang segala masa. Amin.

 

Renungan

       

Kasih ibu kepada beta, tak terkira sepanjang masa

Hanya memberi tak harap kembali

Bagai sang Surya menyinari dunia

     Bacaan pada hari ini, khususnya dalam bacaan pertama berbicara mengenai kasih Allah kepada kita. Allah berfirman kepada kita bahwa, “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau, dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” Seperti gambaran potongan lagu di atas menyatakan bahwa kasih seorang ibu adalah kasih yang tidak pernah berkesudahan kepada anak-anaknya. Lebih dari itu, kasih Allah pun akan senantiasa tidak pernah berkesudahan. Gambaran Allah yang lebih dari kasih seorang ibu tampak dalam pernyataan yakni Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin, hari ini, maupun selama-lamanya. Tentunya kita sebagai umat beriman percaya Allah akan menguatkan diri kita dalam setiap kelemahan yang kita miliki.

    Lantas, apa yang perlu kita lakukan? Penulis surat kepada Ibrani mengajak kita dengan keyakinan menyatakan, “Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut.” Tentunya kalimat tersebut berkata kepada kita bahwa kita diminta percaya kepada Allah. Kasih Allah tidak akan pernah mengecewakan kita. Kerap kali permasalahan muncul di hadapan kita yang mungkin saja tidak bisa kita pahami. Permasalahan tersebut bisa saja membuat kita bimbang dan ragu. Walaupun seperti itu, pesan pada hari ini kembali mengingatkan kita untuk tetap percaya kepada Allah.

 

Doa Penutup

Yesus sahabat kami, kami percaya bahwa Engkau menuntun dan menemani setiap langkah hidup kami. Hiburlah kami dalam setiap penderitaan yang kami alami saat ini. Kuatkanlah kami agar kami tetap setia pada setiap tugas dan perutusan kami khususnya pada hari ini. Sebab Engkaulah Tuhan dan Sahabat kami kini dan sepanjang masa. Amin.

(Fr. Albertus Monang, KAJ)

 

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

Tahbisan Diakon 2020

Akan menerima rahmat tahbisan diakon dari tangan Mgr. Robertus Rubiyatmoko, Uskup Keuskupan Agung Semarang, pada hari Sabtu, 25 Januari 2020, 16 frater dari lima keuskupan-kongregasi:   1....

Renungan Sabda: Lukas 14:15-24 | Selasa, 05 November 2019 | Hari Biasa Pekan XXXI

DOSA KEMALASAN Fr. Nicolaus Surya Pradana““Tetapi mereka bersama-sama minta dimaafkan. (Luk 14:18)”   “Tetapi mereka bersama-sama minta dimaafkan.” (Luk 14:18) Perikop ini menjadi sebuah permenungan yang...

Renungan Sabda: Luk 5: 1-11 (Kamis Pekan XXII-B)

Doa Pembuka Ya Allah, saat aku mulai berdoa, aku merasa Engkau sedang melangkah dalam perahu kehidupanku. Aku berangkat menolakkan perakuku sedikit lebih jauh dari pantai,...

Renungan Sabda: Luk 5 : 33-39 (Jumat Pekan XXII-B)

Doa Pembuka: Ya Allah, aku menyadari bahwa aku berasal dari debu dan akan kembali menjadi debu. Sementara Engkau telah ada sebelum segala sesuatu ada,...

Renungan Sabda: Lukas 6: 12-19 | Selasa, 10 September 2019 | Minggu biasa ke XXIII

  MemilihFr. Vincentius Ferdi BayuajiSetiap hari kita selalu dihadapkan pada pilihan – pilihan. Bahkan hal itu selalu sudah kita mulai ketika kita bangun tidur. Kita...