Renungan Sabda: Markus 8:14-21 (Selasa Biasa Pekan VI)

[et_pb_section fb_built=”1″ _builder_version=”3.19.14″][et_pb_row _builder_version=”3.19.14″][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.19.14″][et_pb_accordion _builder_version=”3.19.14″][et_pb_accordion_item _builder_version=”3.19.14″ open=”on”]

“Sadar akan situasi”

 

 

Doa Pembuka

     Allah Bapa Sumber segala Kekuatan, Engkau telah menyelamatkan kami dengan kekuatan-Mu yang tak terhingga. Kuatkanlah dan bantulah kami yang lemah ini, agar kami dapat membedakan hal yang baik dan buruk, dan melawan segala tipu muslihat yang akan menjauhkan kami dari-Mu. Ya, Allah kami serahkan diri kami kepada-Mu demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami, yang hidup bersama Engkau dalam persekutuan dengan Roh Kudus, sepanjang segala masa.

 

 

 

     Dalam bacaan pertama dan Injil pada hari ini, kita diajak untuk selalu menyadari situasi dan kondisi yang kita hadapi sekarang ini, dimana sekarang banyak sekali pengaruh-pengaruh yang dapat membuat kita jatuh pada hal-hal yang buruk. Entah itu pengaruh yang kecil maupun yang besar dan pengaruh itu datang dari dalam diri kita sendiri maupun dari luar diri kita. Dalam bacaan pertama, kita diingatkan bahwa Allah menciptakan kita untuk tujuan yang baik, namun, karena keegoisan manusia, hal ini membuat mereka jatuh pada dosa, sehingga Allah pada waktu itu menyesal kepada manusia. Dalam bacaan Injil kita juga diingatkan bahwa kita harus membuka mata lebar-lebar, mendengar dengan baik, dan berpikir secara jernih, supaya kita tidak mudah untuk terpengaruh pada hal-hal yang buruk.

     Pada zaman ini, kita sadari bahwa ada banyak hal-hal yang dapat membuat kita gampang sekali terpengaruh, seperti halnya hoax yang selalu kita dengar dan pengaruh-pengaruh buruk yang lainnya, sehingga mengarahkan kita untuk menjauh dari Tuhan. Hal ini menjadi tantangan bagi kita yang hidup pada jaman ini. Memang kita adalah manusia yang lemah dan memiliki keterbatasan, namun, jika kita sadari bahwa kita ini lemah dan memiliki keterbatasan, Tuhan pasti akan memberikan rahmat kepada kita, sehingga kita tidak mudah terpengaruh pada hal-hal yang buruk. Sebagai murid Kristus kita harus siap sedia dan sadar untuk menghadapi situasi dan kondisi pada jaman ini, sebab situasi dan kondisi pada jaman ini terkadang tidak menentu, sehingga banyak hal dapat mempengaruhi kita. Tuhan telah menciptakan kita, membimbing kita, dan menyertai kita, oleh karena itu marilah kita menyadari dan terbuka pada bimbingan Roh Kudus, supaya kita diselamatkan dari pengaruh-pengaruh jahat yang dapat membuat kita menjauh dari Tuhan.

 

 

 

 

Doa Penutup

     Allah Bapa yang Mahabaik, puji dan syukur atas rahmat-Mu, sehingga kami dapat mendengar Sabda-Mu. Bantulah kami supaya kami dapat siap sedia dan menjadi peka terhadap hal-hal buruk yang terkadang mempengaruhi kami, yang membuat kami jatuh pada dosa. Kami mohon rahmat-Mu, supaya mata kami dapat melihat, telinga kami dapat mendengar, dan pikiran kami selalu tertuju kepadamu. Demi Yesus Kristus, Tuhan dan Pengantara kami yang hidup bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, kini dan sepanjang segala masa.

(Fr. Dodo, Tingkat 1, KAS)

 

[/et_pb_accordion_item][et_pb_accordion_item title=”Your Title Goes Here” _builder_version=”3.19.14″ open=”off”]

Your content goes here. Edit or remove this text inline or in the module Content settings. You can also style every aspect of this content in the module Design settings and even apply custom CSS to this text in the module Advanced settings.

[/et_pb_accordion_item][/et_pb_accordion][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

I Believe The Dream

Fire grows every bones. Butterfly in my hand, firework in my brain, Hold me, night. Tell me the way to catch the dream, I believe the dream.  Every lips...

Renungan Sabda: Luk. 14:25-33 (Rabu, 7 November 2018, Pekan Biasa XXXI)

“IKUT TUHAN HARUS LEPAS BEBAS”    Doa Pembuka      Ya Allah Bapa Yang Maha Baik, kami bersyukur atas hari baru yang Kau berikan kepada kami. Kami...

Izinkan Aku Mengenakan Sepatumu

Keluh diseduh. Sesekali disentuh oleh tutur yang teduh,Daripadamu senyum itu terlahir karena luluh. Ditiupkannya ragu agar ia pergi, matilah sendu yang keruh.Ditahan langkah ini siang dan...

Renungan Sabda: Luk 17:5-10 | Minggu, 6 Oktober 2019 |Hari Minggu Pekan XXVII

https://www.merdeka.com/gaya/4-cara-ampuh-untuk-mengatasi-rasa-gelisah.htmlLetakkan dan Percayalah Fr. M. Victor Drajad S“Sekiranya kamu memiliki iman sebesar biji sesawi...”     Saat ini hidup kita terlalu banyak diliputi rasa kekawatiran. Sebut...

Renungan Sabda: Lukas 9:7-9 | Kamis, 26 September 2019 | Hari Biasa Pekan XXV

Sumber gambar: Dokumen pribadi KASIH YANG LEBIH DALAM Fr. Konstantinus AjiTetapi Herodes berkata: "Yohanes telah kupenggal kepalanya. Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?"...