Renungan Sabda: Markus 9:2-13 (Pw. S. Polikarpus)

[et_pb_section fb_built=”1″ _builder_version=”3.19.14″][et_pb_row _builder_version=”3.19.14″][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.19.14″][et_pb_accordion _builder_version=”3.19.14″][et_pb_accordion_item open=”on” _builder_version=”3.19.14″ title_text_shadow_horizontal_length=”0em” title_text_shadow_vertical_length=”0em” title_text_shadow_blur_strength=”0em” body_text_shadow_horizontal_length=”0em” body_text_shadow_vertical_length=”0em” body_text_shadow_blur_strength=”0em” inline_fonts=”Allan”]

Keadilan bagi sesama

 

Doa Pembuka

   Allah Bapa Maharahim, terpujilah kemurahan hati-Mu. Semoga melalui belas kasih-Mu yang Engkau berikan kepada kami, kami dapat terus setia dan taat pada kehendak-Mu. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.

 

 

   Dalam bacaan-bacaan Kitab Suci pada hari ini memberi dorongan kepada kita untuk selalu belajar berbuat baik, mengusahakan keadilan supaya bisa menjadi saudara bagi semua orang. Dalam bacaan Injil, Tuhan Yesus memberi kritik sosial kepada para ahli Taurat dan kaum Farisi yang banyak berbicara, bahkan seolah-olah lebih berkuasa dari pada Musa. Yesus bahkan menganggap mereka sebagai pribadi-pribadi yang sudah menduduki kursi Musa. Mereka merasa sangat berkuasa! Biasanya di dalam Sinagoga, ada kursi khusus yang disebut cathedra, diperuntukan bagi Musa. Ini adalah simbol kekuasaan pemimpin pilihan Tuhan yang selalu mereka kenang. Kini mereka memiliki Musa baru, pemimpin sejati yang lemah lembut dan rendah hati yaitu Yesus Kristus.

   Perbuatan-perbuatan baik yang kita lakukan akan datang kembali kepada kita. Semua dosa dan salah yang kita lakukan akan diperhitungkan oleh Tuhan. Inilah perkataan Tuhan: “Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.” (Yes 1:18). Mari kita belajar berbuat baik dan bersikap adil. Mari kita belajar menjadi rendah hati. Melalui pengalaman sehari-hari sebagai orang beriman, kita diajak untuk tidak hanya berhenti pada pengalaman manusiawi semata, namun dapat menjadi pengalaman spiritual dan membawa kita untuk semakin dekat dengan Tuhan dan sesama. Dengan hal ini menjadi kesempatan pula bagi kita untuk masuk dalam pengalaman hidup kita dan mencoba untuk menangkap apa yang perlu kita perjuangkan yang sesuai dengan semangat rohani yang sudah kita dapatkan. Semoga dari hari-kehari kita dapat berbagi kasih kepada sesama kita dan dapat terus belajar dari setiap pengalamang kita alami. Tuhan memberkati

 

 

Doa Penutup

   Allah Bapa Mahabaik, kami bersyukur atas segala karya kebaikan-Mu yang membuka hati kami untuk memuji dan memuliakan-Mu. Semoga melalui sabda-Mu yang boleh kami renungkan hari ini dapat semakin meneguhkan iman kami untuk mampu berbagi kasih kepada sesama kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

 

 

(Fr. FX. Febrianto, Tingkat 2, K.Pwkt) 

[/et_pb_accordion_item][et_pb_accordion_item title=”Your Title Goes Here” open=”off” _builder_version=”3.19.14″ title_text_shadow_horizontal_length=”0em” title_text_shadow_vertical_length=”0em” title_text_shadow_blur_strength=”0em” body_text_shadow_horizontal_length=”0em” body_text_shadow_vertical_length=”0em” body_text_shadow_blur_strength=”0em”]

Your content goes here. Edit or remove this text inline or in the module Content settings. You can also style every aspect of this content in the module Design settings and even apply custom CSS to this text in the module Advanced settings.

[/et_pb_accordion_item][/et_pb_accordion][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

Renungan Sabda: Yoh 1: 1-18 | Selasa, 31 Desember 2019 | Hari Ketujuh dalam Oktaf Natal

Sumber Gambar: https://merahputih.com/media/15/32/74/1532745b2aade3c16dcb90ccb50d33b1.jpgHidup ini Indah karena Kristus Fr. Yohanes Oktantra Prasetya Dalam Dia ada hidup, dan hidup itu adalah terang bagi manusia. Terang itu bercahaya di dalam...

Renungan Sabda: Hari Senin Biasa Pekan Paskah II | 20 April 2020

LAHIR KEMBALI   oleh Fr. Alfa Amorista         Lahir kembali. Apakah mungkin? Kita tidak mungkin kembali ke rahim ibu dan terlahir kembali di rumah...

Renungan Sabda: Luk 11:1-4 | Rabu, 09 Oktober 2019 | Hari Biasa

warungsatekamu.org Komunikasi Fr. Fransiscus Xaverius Andika Marihot Siboro“Bapa Kami....”    Pernahkah Anda mengalami saat chattingan dengan seseorang dibalas dalam waktu yang sangat lama. Apalagi kalau chattingan...

Renungan Sabda: Matius 11:11-15 | Kamis, 12 Desember 2019 | Hari Biasa Pekan Adven II

Sumber Gambar: https://cdn.medcom.id/images/library/images/andrew-robles-280639.jpg Bersama Menjadi Pewarta Kabar Sukacita Fr. Dandhi Pratama“Sejak tampilnyaYohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Surga dirongrong, dan orang yang merongrongnya mencoba menguasainya”Kerajaan Surga bukan berarti...

Renungan Sabda: Lukas 5:33-39 | Jumat, 6 September 2019 – Hari Biasa, Pekan XXII

Sumber gambar ilustrasi: ftbconline.org HIDUP BERSAMA oleh Fr. Yohanes Dwi Andri Ristanto Communio Persekutuan atau communio adalah kesatuan dan persatuan lahir batin. Pertama-tama kesatuan lahir batin...