Renungan Sabda: Lukas 6:27-38 (Minggu Biasa VII)

[et_pb_section fb_built=”1″ _builder_version=”3.19.14″][et_pb_row _builder_version=”3.19.14″][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.19.14″][et_pb_accordion _builder_version=”3.19.14″][et_pb_accordion_item _builder_version=”3.19.14″ open=”on” inline_fonts=”Allan”]

Saling mengampuni dan saling mengasihi

Doa Pembuka

   Allah Bapa yang Maha Pengasih, Engkau telah menghendaki kepada kami untuk bertindak saling mengasihi. Teguhkanlah iman kami Tuhan, agar kami mampu untuk bertindak saling mengasihi sesama. Sebab Dialah Tuahn, Pengantara kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.

 

 

Renungan

    Kisah injil hari ini menceritakan Yesus yang bersabda kepada para murid-Nya perihal perintah untuk saling mengasihi dan saling mengampuni. Ketika merenungkan sabda Tuhan hari ini, kita semua diajak untuk menanamkan semangat saling mengasihi dan saling mengampuni. Ketika membanyangkan apa yang disabdakan Yesus pada murid-Nya, tentu akan tampak tidak mudah untuk dilakukan. Sebab kecenderungan manusia ketika disakiti orang lain, biasanya ingin ganti menyakiti. Lalu ketika tidak bisa membalaskan sakitnya, tentu akan menyampaikan keinginannya itu dalam hati. Sering kali manusia berpegang pada sebuah hukum yang universal, sehingga kejahatan akan dibalas kejahatan dan kebaikan akan dibalas dengan kebaikan.

  Akan tetapi melalui sabda Yesus hari ini, sebagai murid Yesus Kristus harus bertindak lebih yaitu dengan mengasihi dan mengampuni orang-orang yang pernah menyakiti kita. Kita oleh Yesus diajak untuk menunjukkan wajah Allah yang penuh belas kasih, supaya nama Allah semakin dimuliakan.

 

 

 

Doa Penutup

   Allah Bapa yang penuh cinta kasih, melalui Putra-Mu Tuhan kami Yesus Kristus telah memberikan teladan untuk bertindak saling mengasihi dan mengampuni. Semoga melalui sabda-Mu hari ini iman kami Engkau teguhkan, agar kami Engkau mampukan bertindak penuh kasih kepada orang-orang yang ada di sekitar kami. Sebab Dialah Tuahn, Pengantara kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.

(Fr. Aloysius Gonzaga Ristata K.P, Tingkat 2, KAS)

 

[/et_pb_accordion_item][et_pb_accordion_item title=”Your Title Goes Here” _builder_version=”3.19.14″ open=”off”]

Your content goes here. Edit or remove this text inline or in the module Content settings. You can also style every aspect of this content in the module Design settings and even apply custom CSS to this text in the module Advanced settings.

[/et_pb_accordion_item][/et_pb_accordion][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

PELAJARAN

P E L A J A R A N ----------   dalam kehidupan ada begitu banyak pengalaman keberhasilan dan kesuksesan adalah hal yg dinantikan harapan dan kepercayaan adalah pegangan dan...

Renungan Sabda: Yoh 1: 1-18 | Selasa, 31 Desember 2019 | Hari Ketujuh dalam Oktaf Natal

Sumber Gambar: https://merahputih.com/media/15/32/74/1532745b2aade3c16dcb90ccb50d33b1.jpgHidup ini Indah karena Kristus Fr. Yohanes Oktantra Prasetya Dalam Dia ada hidup, dan hidup itu adalah terang bagi manusia. Terang itu bercahaya di dalam...

Renungan Sabda: Matius 8:16-18 (Senin Pekan XXV-B)

"Shine On..." Doa Pembuka Bapa yang penuh belaskasih, kami bersyukur atas kasih-Mu yang selalu memberi kami hidup setiap harinya. Namun kami juga mohon ampun karena kadangkala...

Renungan Sabda: Markus 10:13-16 (Sabtu Biasa Pekan VII)

Anak Kecil, Empunya Kerajaan AllahDoa Pembuka:     Allah Bapa Mahakasih, Engkau menciptakan segala sesuatu baik adanya. Ajarilah kami untuk menghargai dan meluhurkan segala ciptaan-Mu....

Renungan Sabda: Luk 19:45-48 (Jumat, 23 November 2018, Pekan Biasa XXXIII)

“Kembali Ke Rumah”    Doa Pembuka      Allah Bapa yang Mahakudus, berkatilah apa yang akan aku kerjakan sepanjang hari ini. jauhkanlah dari padaku sikap terpaksa dalam...