Renungan Sabda: Lukas 4 : 31-37 | Rabu, 4 September 2019 – Hari Biasa

[et_pb_section fb_built=”1″ admin_label=”section” _builder_version=”3.0.47″][et_pb_row admin_label=”row” _builder_version=”3.0.48″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.0.47″][et_pb_text quote_border_weight=”27px” quote_border_color=”#e02b20″ admin_label=”Text” _builder_version=”3.21″ text_font=”||||||||” quote_font=”Cabin||||||||” quote_text_align=”right” quote_text_color=”#0c71c3″ quote_font_size=”23px” quote_line_height=”1.2em” header_font=”||||||||” header_2_font=”||||||||” header_2_text_color=”#651906″ header_2_font_size=”27px” header_3_font=”||||||||” header_4_font=”||||||||” header_4_text_color=”#651906″ header_4_font_size=”19px” header_4_line_height=”1.5em” background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat” custom_margin=”||0px”]

Sumber: intisari.grid.id

KEINGINAN

oleh Fr. Chosmas Christian

Pernahkah dalam kehidupan yang kita jalani ini, kita menanyakan kepada Tuhan “kenapa sesuatu yang kita inginkan tidak segera terjadi?”. Mungkin pertanyaan ini menjadi sesuatu yang wajar karena sebagai manusia tidak salah memiliki keinginan. Yang menjadi masalah adalah ketika keinginan tersebut menjadi keinginan yang membabibuta. Keinginan-keinginan tersebut seperti mengusai diri sehingga kita lupa ada campur tangan Tuhan dalam hidup kita.

Dalam Injil hari ini, Yesus menghardik, menyuruh diam dan menyuruh keluar setan yang berada dalam Tubuh seseorang. Seketika itu, setan tersebut keluar. Lalu apa yang dapat kita ambil dari yang dilakukan Yesus ini kaitannya dengan keinginan –keinginan dalam diri kita? Keinginan dapat berubah menjadi ambisi yang negatif apabila tidak dikontrol. Manusia tentu boleh memiliki keinginan tetapi keinginan tersebut tetap harus diletakkan dalam naungan kehendak Tuhan. Kita harus ingat ketika Tuhan menginginkan keinginan kita itu terjadi maka akan terjadi, seperti ketika Yesus menginginkan setan untuk diam dan pergi maka seperti itulah yang terjadi, Hanya, kita lupa bahwa waktu Tuhan berbeda dengan waktu kita. Kita sering tidak sabar untuk berproses dan menunggu. Padahal Tuhanlah yang paling mengetahui kapan keinginan tersebut dapat kita raih, atau malah justru keinginan tersebut tidak perlu kita peroleh.

 Maka yang perlu kita lakukan adalah berusaha, berserah dan percaya bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik dalam hidup kita. Biarkan Tuhan yang berkarya dalam diri kita sehingga apapun yang terjadi karena kehendakNya.

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

Renungan Sabda: Luk 7:1-10 (Senin XXIV-B)

"Iman Perjumpaan" Doa Pembuka Allah Bapa Yang Mahakuasa, Engkau telah bersabda, “di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Mu, di sanalah Kristus akan hadir”. Kami...

Renungan Sabda: Lukas 5:33-39 | Jumat, 6 September 2019 – Hari Biasa, Pekan XXII

Sumber gambar ilustrasi: ftbconline.org HIDUP BERSAMA oleh Fr. Yohanes Dwi Andri Ristanto Communio Persekutuan atau communio adalah kesatuan dan persatuan lahir batin. Pertama-tama kesatuan lahir batin...

Sarang CCA Se-Kabupaten Sleman: “Mewartakan Kabar Gembira dalam Kemajemukan”

   Sabtu, 29 September 2018, kompleks Seminari Tinggi St.Paulus Kentungan dan Fakultas Teologi Wedabhakti menjadi sarang bagi 350-an siswa SD dan puluhan guru. Mereka...

Renungan Sabda: Mat 1:1-16.18-23 (Sabtu Pekan XXII-B)

Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria Doa Pembuka Ya Allah,  aku bersyukur atas anugerah iman yang aku terima. Aku juga menyadari bahwa imanku ini tidak bisa kulepaskan...

Renungan Sabda: Luk 4:31-37 | Selasa, 3 September 2019 – Pw S. Gregorius Agung, Paus PujG (P)

Sumber: pinterest.com MELIHAT DENGAN HATI oleh Fr. Yohanes Yayan Riawan             Bacaan Injil hari ini mengisahkan tentang orang-orang Kapernaum yang takjub dan heran akan apa yang dilakukan...