Renungan Sabda: Lukas 15:1-10 (Singkat) | Minggu, 15 September 2019 | Hari Minggu Biasa XXIV

[et_pb_section fb_built=”1″ admin_label=”section” _builder_version=”3.0.47″][et_pb_row admin_label=”row” _builder_version=”3.0.48″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.0.47″][et_pb_text quote_border_weight=”27px” quote_border_color=”#e02b20″ admin_label=”Text” _builder_version=”3.21″ text_font=”||||||||” quote_font=”Cabin||||||||” quote_text_align=”right” quote_text_color=”#0c71c3″ quote_font_size=”23px” quote_line_height=”1.2em” header_font=”||||||||” header_2_font=”Atma|||on|||||” header_2_text_align=”center” header_2_text_color=”#c80e04″ header_2_font_size=”27px” header_2_letter_spacing=”2px” header_2_line_height=”1.1em” header_2_text_shadow_style=”preset4″ header_3_font=”Atma||||||||” header_3_text_color=”#e02b20″ header_4_font=”Atma||||||||” header_4_text_color=”#651906″ header_4_font_size=”19px” header_4_line_height=”1.5em” header_5_font=”Atma||||||||” header_5_text_color=”#e02b20″ header_5_letter_spacing=”3px” header_5_text_shadow_style=”preset4″ header_6_font=”Advent Pro||||||||” background_size=”contain” background_repeat=”round” background_blend=”difference” border_width_left=”0px” custom_margin=”||0px”]

 

Yesus Kristus Penyelamat yang Hilang

Fr. Agustinus Erfan Sanjaya Simamora

   Yesus Kristus duduk dan makan bersama orang-orang berdosa merupakan tindakan cinta kasih-Nya kepada setiap manusia. Tindakan kasih-Nya belum tentu diterima oleh orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat sehingga Dia memberikan perumpamaan tentang seekor domba dan satu dirham yang hilang. Perumpamaan ini menunjukkan bahwa setiap orang sebenarnya mempunyai cinta kasih kepada siapapun yang hilang darinya. Setiap manusia tidak ingin yang menjadi miliknya itu hilang sekalipun banyak risiko yang dihadapi. Yesus Kristus mengetahui hal itu, sehingga Dia mengumpamakan bahwa setiap manusia adalah milik-Nya.

     Ada kisah nyata dari orangtua yang sangat sedih ketika anaknya pergi tidak tahu ke mana. Anak tersebut membawa banyak harta yang dimiliki oleh orangtuanya karena ingin mengikuti pacarnya. Setelah beberapa tahun dicari, anak itu akhirnya dikabarkan telah kehabisan uang dan ditinggal oleh pacarnya. Kabar yang lebih menyedihkan lagi, anak itu stres dan tidak mau berbicara sama sekali. Orangtuanya mengetahui kabar tersebut segera menjemputnya dan membawanya kembali ke rumah. Mereka menyambut kembali anaknya itu dengan syukur dan pesta besar-besaran.

      Berdasarkan kisah tersebut, orangtua bisa saja membiarkan anaknya yang hilang ini karena alasan sakit hati, benci, dibohongi dan lain-lain. Hanya saja, orangtuanya justru memilih mencari karena cinta kasih yang besar terhadap anaknya. Orangtuanya tidak dapat mengingkari bahwa mereka sungguh mencintai anaknya dalam keadaan apapun. Harta yang lebih berharga bagi orangtuanya adalah anak itu sendiri terselamatkan jiwanya dan kembali ke rumah.

     Pada hari ini, Yesus Kristus mengajak saya dan Anda untuk mempunyai cinta kasih kepada siapapun. Ini karena mereka adalah bagian dari hidup kita, yakni sesama manusia yang dimiliki oleh Kristus Yesus sendiri. Mereka yang lemah dan tidak berdaya karena kedosaan bukanlah alasan saya dan Anda untuk menghindar dan membiarkannya. Mereka membutuhkan Rumah untuk kembali. Rumah itu adalah Yesus Kristus sendiri. Saya dan Anda adalah orang yang dipercayakan Tuhan untuk mencari dan menghantar kembali mereka yang tidak berdaya kepada Yesus Kristus.

 

Sumber Gambar: Dokumen Pribadi

 

 

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

Renungan Sabda: Luk 4 : 38-41 (Rabu Pekan XXII-B)

Doa Pembuka Ya Allah,  aku bersyukur karena Engkau berkenan masuk dalam rumahku. Aku merasa terhormat karena Engkau singgah ke tempatku. Sungguh luar biasa cara-Mu memperhatikan...

Renungan Sabda: Matius 20: 1-16a | Rabu, 21 Agustus 2019 – Pw. S. Pius X, Paus

  1. Pergi Mencari Sampai Lima Kali. Yesus mengawali pengajaran-Nya sebagai berikut: "Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar...

Renungan Sabda: Yoh. 15: 18-21 | Sabtu, 16 Mei 2020 | Hari Biasa Pekan Paskah V

“TAK KENAL, MAKA TAK SAYANG” Fr. Yohannes Bramanda R. K.         Pepatah “tak kenal, maka tak sayang” rasa-rasanya begitu familiar diucapkan di hampir setiap...

Renungan Sabda: Luk 8 : 4-15 (Sabtu Pekan XXIV-B)

Kebebasan Dalam Memilih   Doa Pembuka Allah Bapa yang Mahabaik, Kasih-Mu tanpa batas-batasnya mengalir dalam hati kami dan membawa kesegaran serta kebahagiaan yang tak ternilai harganya. Kasih...

Renungan Sabda: Luk 5: 1-11 (Kamis Pekan XXII-B)

Doa Pembuka Ya Allah, saat aku mulai berdoa, aku merasa Engkau sedang melangkah dalam perahu kehidupanku. Aku berangkat menolakkan perakuku sedikit lebih jauh dari pantai,...