Renungan Sabda: Lukas 9:43b-45 | Sabtu, 28 September 2019 | Hari Biasa Pekan XXV

[et_pb_section fb_built=”1″ admin_label=”section” _builder_version=”3.0.47″][et_pb_row admin_label=”row” _builder_version=”3.0.48″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.0.47″][et_pb_text quote_border_weight=”27px” quote_border_color=”#e02b20″ admin_label=”Text” _builder_version=”3.21″ text_font=”||||||||” quote_font=”Cabin||||||||” quote_text_align=”right” quote_text_color=”#0c71c3″ quote_font_size=”23px” quote_line_height=”1.2em” header_font=”||||||||” header_2_font=”Atma|||on|||||” header_2_text_align=”center” header_2_text_color=”#c80e04″ header_2_font_size=”27px” header_2_letter_spacing=”2px” header_2_line_height=”1.1em” header_2_text_shadow_style=”preset4″ header_3_font=”Atma||||||||” header_3_text_color=”#e02b20″ header_4_font=”Atma||||||||” header_4_text_color=”#651906″ header_4_font_size=”19px” header_4_line_height=”1.5em” header_5_font=”Atma||||||||” header_5_text_color=”#e02b20″ header_5_letter_spacing=”3px” header_5_text_shadow_style=”preset4″ header_6_font=”Advent Pro||||||||” background_size=”contain” background_repeat=”round” background_blend=”difference” border_width_left=”0px” custom_margin=”||0px”]

Sumber Gambar:https://sangsabda.files.wordpress.com/2014/12/stations3-12.jpg

Pemahaman akan Yesus

oleh: Fr. Dominikus Setio Haryadi

Bacaan Injil hari ini mengisahkan Yesus yang sedang berbicara kepada para murid-Nya mengenai keadaan hidup-Nya yang akan terjadi. Yesus dengan jelas menegaskan bahwa :”Dengarlah dan camkanlah segala perkataan-Ku ini: Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia”. Dari perkataan-Nya tersebut, Yesus bermaksud untuk menjelaskan bahwa diri-Nya sebagai anak manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia. Ia akan mengalami penderitaan sebagai bentuk ketaatan-Nya pada Bapa. Namun, nampak-nampaknya, para murid tidak paham akan maksud dari perkataan Yesus sendiri.

Dalam hidup ini, kita pun juga seringkali dihadapkan dengan situasi seperti para murid. Kita bisa bilang/ berkata bahwa kita adalah pengikut Kristus, tapi kita seringkali tidak paham akan apa yang menjadi rencana dan kehendak-Nya. Apa yang menjadi makud Tuhan seringkali kurang kita tanggapi dan tangkap dengan sungguh. Disini, kita juga bisa melihat bahwa untuk sampai pada sebuah pemahaman dan pengertian yang dalam itu tidak serta merta mudah terlaksana. Ini juga menandakan bahwa hidup itu merupakan sebuah misteri, sulit untuk dimengerti dengan nalar kita. Misteri ini nyata hadir, melalui, dan dialami Yesus. Bapa memiliki rencana keselamatan yang tertuang semua dalam diri Kristus yang akhirnya mati di salib dan bangkit.

Para sahabat Kristus yang terkasih, mari kita pupuk iman dan pemahaman yang mendalam akan Yesus dalam hidup, agar kita semakin mantap dan menerima segala yang ada dalam hidup dengan sungguh. Yesus yang merupakan anak manusia diserahkan kedalam tangan manusia melalui penderitaan dan bangkit. Maka, mari kita setia ikuti-Nya dengan sungguh-sungguh agar semakin dalam pula mengenal-Nya. []

 

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

Renungan Sabda: Luk 17: 11-19 (Rabu, 14 November 2018, Pekan Biasa XXXII)

PULANG KE RUMAHDoa Pembuka      Allah, Bapa yang maha baik, terima kasih atas kelimpahan rahmat-Mu yang boleh kami alami di dalam hidup. Engkau telah...

Ditinggalkan

D I T I N G G A L K A N ----------    rasa-rasanya semua ini seperti pertandingan yang mana jalur telah ditentukan dan orang-orang berlarian saat bel...

Renungan Sabda: Luk 4: 16-30 (Senin Pekan XXII-B)

Doa Pembuka Ya Allah,  Aku mencintai-Mu dan bersyukur atas semua yang telah Engkau lakukan bagiku. Ya Allah, dalam banyak kesempatan aku telah melakukan tawar-menawar dengan...

Renungan Sabda: Matius 17: 10-13 | Sabtu, 14 Desember 2109 | Pw. Santo Yohanes dari Salib

  Mengenal Sang Immanuel Fr. Yohannes Bramanda R. K.    Semua orang seolah-olah tahu siapa Tuhan. Mereka dapat mengatakan apa saja dengan mengatasnamakan Tuhan; namun apakah...