Renungan Sabda: Matius 18:1-5.10 | Rabu, 02 Oktober 2019 | Pw Para Malaikat Pelindung (P)

[et_pb_section fb_built=”1″ admin_label=”section” _builder_version=”3.0.47″][et_pb_row admin_label=”row” _builder_version=”3.0.48″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.0.47″][et_pb_text quote_border_weight=”27px” quote_border_color=”#e02b20″ admin_label=”Text” _builder_version=”3.21″ text_font=”||||||||” quote_font=”Cabin||||||||” quote_text_align=”right” quote_text_color=”#0c71c3″ quote_font_size=”23px” quote_line_height=”1.2em” header_font=”||||||||” header_2_font=”Atma|||on|||||” header_2_text_align=”center” header_2_text_color=”#c80e04″ header_2_font_size=”27px” header_2_letter_spacing=”2px” header_2_line_height=”1.1em” header_2_text_shadow_style=”preset4″ header_3_font=”Atma||||||||” header_3_text_color=”#e02b20″ header_4_font=”Atma||||||||” header_4_text_color=”#651906″ header_4_font_size=”19px” header_4_line_height=”1.5em” header_5_font=”Atma||||||||” header_5_text_color=”#e02b20″ header_5_letter_spacing=”3px” header_5_text_shadow_style=”preset4″ header_6_font=”Advent Pro||||||||” background_size=”contain” background_repeat=”round” background_blend=”difference” border_width_left=”0px” custom_margin=”||0px”]

Sumber Gambar: https://3.bp.blogspot.com/-dd78EFUxZvw/WKxpyws6dzI/AAAAAAAAA-Q/OCtXe9-InfIdSk_pwun0rdwZ3EUYW8jUQCLcB/s1600/Angels-in-Heaven_AskAnAngel_org_.gif

Malaikat Penjagaku

Fr. Olaf Shyantica Wisanggeni

 

Pernahkan kita berfikir untuk mendoakan nama malaikat pelindung kita? Mungkin bisa jadi nama yang diberikan oleh orangtua kita adalah nama seorang malaikat. Contohnya seperti Mikael, Rafael, Gabriel yang merupakan malaikat agung. Bisa juga kita memiliki devosi khusus kepada para malaikat. Kita patut bersyukur karena Allah telah mengutus para penjaga-Nya yang setia kepada manusia. Penjaga-penjaga tersebut kita kenali dengan sebutan malaikat. Malaikat tersebut kemudian oleh manusia seringkali disapa dengan nama malaikat pelindung. Manusia percaya bahwa malaikat pelindung akan menjaga serta menjauhkannya dari marabahaya, membimbing ke jalan lurus.

Malaikat pelindung tentunya memiliki jasa besar dalam kehidupan kita. Ini juga menjadi kepercayaan orang Kristen, bahwa Allah sendirilah yang bekerja dalam perpanjangan tangan-Nya melalui malaikat utusan-Nya. Baik itu disadari atau tidak disadari, para malaikat selalu menuntun kita untuk memilih kebenaran dalam jalan hidup kita, layaknya memberikan bisikan lembut kita diajak untuk berbalik dan melangkah di jalan yang dikehendaki oleh Allah sendiri. Kita juga patut bersyukur bahwa Allah tidak pernah meninggalkan kita umatnya. Ia selalu hadir dan menyapa kita, baik itu dalam situasi kondisi yang baik maupun buruk. Ia selalu ada bahkan ketika kita mengabaikan dan melupakan kasih setia-Nya. Sehingga dapat diartikan bahwa cinta kasih Allah sangat besar bagi umat manusia.

Injil pada hari ini juga memperlihatkan bahwa anak-anak memiliki tempat istimewa dalam Kerajaan Allah. Anak-anak selalu menampilkan kesederhanaan, kepolosan, keluguan, kejujuran, dll. Mereka mempunyai sifat-sifat mulia yang harus senantiasa ditiru oleh semua orang. Mereka begitu percaya dan bergantung kepada orang lain, terkhusus kepada orangtuanya. Relasi ini seperti menunjukkan figur Allah sebagai orangtua yang selalu mengayomi anak-anak-Nya, yakni umat manusia. Bahkan ditegaskan oleh Injil (ayat 10), “malaikat mereka ada di surga, dan selalu memandang wajah Bapa-Ku di surga”. Sehingga dengan jelas terlihat bahwa anak-anak memiliki malaikat pelindung masing-masing. Terlebih malaikat sendiri memiliki kedudukan tersendiri dalam Kerajaan-Nya. Oleh karena itu sudah sepatutnya kita bersyukur kepada Allah atas malaikat pelindung yang Ia kirimkan. []

 

 

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

Keindahan Alam

Keindahan Alam    Suatu pagi yang membahagiakan. Suara orang terdengar saling membangunkan. Cuaca cerah meski berawan. Kehadiran Sang Surya memberi kesegaran.   Meski orang asyik dengan kelompok sendiri. Namun pemberian diri masih...

Renungan Sabda: Luk 11:37-41 (Selasa Pekan XXVIII-B)

"Teguran Kasih" Doa Pembuka Allah Sumber Iman Sejati, kami mohon kepada-Mu, tuntunlah kami selalu pada iman yang benar yakni pada Kristus Putera-Mu. Sehingga kami pun dapat...

Renungan Sabda: Mrk 7:31-37 (Minggu Pekan XXIII-B)

Doa Pembuka Ya Allah, di dalam doa-Ku, pagi ini aku datang kembali di hadapan-Mu. Aku memang tidak melihat-Mu, tetapi imanku mengatakan bahwa Engkau ada dan...

Mencari…

Mencari...   Menatap bulan purnama Ditemani bisikan lembut angin Yang menyanjung hati risau Diiringi oleh melodi kalbu   Arus Distorsi mengacaukan Permenungan tujuan Pudarkan fiksi khayal Sempat terlintas membisu   Tenangkan gejolak di dada Yang mempertanyakan segala Keberadaan...

Renungan Sabda: Lukas 6:27-38 (Minggu Biasa VII)

Saling mengampuni dan saling mengasihiDoa Pembuka    Allah Bapa yang Maha Pengasih, Engkau telah menghendaki kepada kami untuk bertindak saling mengasihi. Teguhkanlah iman kami Tuhan,...