Renungan Sabda: Luk 11:1-4 | Rabu, 09 Oktober 2019 | Hari Biasa

[et_pb_section fb_built=”1″ admin_label=”section” _builder_version=”3.0.47″][et_pb_row custom_padding=”11px|0px|12px|0px|false|false” admin_label=”row” _builder_version=”3.0.48″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.0.47″][et_pb_text quote_border_weight=”27px” quote_border_color=”#e02b20″ admin_label=”Text” _builder_version=”3.21″ text_font=”||||||||” quote_font=”Cabin||||||||” quote_text_align=”right” quote_text_color=”#0c71c3″ quote_font_size=”23px” quote_line_height=”1.2em” header_font=”||||||||” header_2_font=”Atma|||on|||||” header_2_text_align=”center” header_2_text_color=”#c80e04″ header_2_font_size=”27px” header_2_letter_spacing=”2px” header_2_line_height=”1.1em” header_2_text_shadow_style=”preset4″ header_3_font=”Atma||||||||” header_3_text_color=”#e02b20″ header_4_font=”Atma||||||||” header_4_text_color=”#651906″ header_4_font_size=”19px” header_4_line_height=”1.5em” header_5_font=”Atma||||||||” header_5_text_color=”#e02b20″ header_5_letter_spacing=”3px” header_5_text_shadow_style=”preset4″ header_6_font=”Advent Pro||||||||” background_size=”contain” background_repeat=”round” background_blend=”difference” border_width_left=”0px” custom_margin=”||0px”]

warungsatekamu.org

Komunikasi

Fr. Fransiscus Xaverius Andika Marihot Siboro

Bapa Kami….”

    Pernahkah Anda mengalami saat chattingan dengan seseorang dibalas dalam waktu yang sangat lama. Apalagi kalau chattingan bersama seseorang yang sangat kita cintai, namun orang itu malah membalasnya dalam waktu yang sangat lama. Pasti timbul rasa GeGaNa (Gelisah, Galau, dan meraNa). Wwwaaduuhh… jadi baper (bawa perasaan) nih…
     Mungkin begitu juga dalam hal doa. Doa merupakan cara kita berkomunikasi dengan Tuhan – atau istilah gaulnya ialah cara kita chattingan, telponan, dan bahkan video call dengan Tuhan. Namun, apakah kita sungguh-sungguh melakukannya dengan baik dan benar? Dalam Injil hari ini, Yesus mengajari kita sebuah doa, yakni doa “Bapa Kami” (Luk 11:2-4). Dalam Katolik, doa “Bapa Kami” telah dirumuskan sebagai berikut: Bapa Kami yang ada di Surga, dimuliakanlah nama-Mu. Datanglah kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam Surga. Berilah kami rezeki hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kamipun mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Dan janganlah masukkan kami dalam percobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.
      Dalam doa “Bapa Kami”, terdapat permohonan-permohonan kita dan menuntun kita kepada sikap mengampuni kesalahan orang lain, sebagaimana Allah yang telah mengampuni segala kesalahan dan dosa kita. Kita memohon agar jangan sampai masuk ke dalam godaan (pencobaan) yang membuat kita tidak selamat. Jika kita mendoakannya dengan sungguh dan penuh penghayatan, maka aka nada rahmat kekuatan tersendiri yang akan kita dapat.

 

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

Renungan Sabda: Mrk 12:28b-34 (Minggu Biasa Pekan XXXI, 4 November 2018)

“MENGALAMI WAJAH KASIH ALLAH” Doa Pembuka      Allah Bapa yang baik, pada hari ini kami hendak merenungkan sabda Putera-Mu, sabda kasih yang senantiasa hadir dan...

Renungan Sabda: Luk 12:49-53 (Kamis Pekan XXIX-B)

"Mendekat pada Sang Terang" Doa Pembuka Ya Bapa yang Maha Kasih, kami haturkan puji dan syukur pada-Mu atas pagi ini yang indah, Engkau berikan kembali anugerah...

Renungan Sabda: Yoh 14:1-12 | Minggu, 10 Mei 2020 | Minggu Paskah V

Wajah Tuhan dalam Rupa yang Lain Fr. Victor Drajad S         “Telah sekian lama Aku bersama engkau, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku?” Seandaianya...

Renungan Sabda: Lukas 21:29-33. | Jumat, 29 November 2019. | Hari Biasa Pekan XXXIV

 Sumber Gambar: https://www.etsy.com/sg-en/listing/667565886/give-yourself-time-2-x-35-refrigerator Sabda-Ku takkan Berlalu Oleh: Fr. Marselinus Yudhi NugrohoKehidupan selalu menjadi sebuah misteri bagi setiap makhluk hidup khususnya manusia yang memiliki akal budi dan mempertanyakannya....

Renungan Sabda: Lukas 6: 12-19 | Selasa, 10 September 2019 | Minggu biasa ke XXIII

  MemilihFr. Vincentius Ferdi BayuajiSetiap hari kita selalu dihadapkan pada pilihan – pilihan. Bahkan hal itu selalu sudah kita mulai ketika kita bangun tidur. Kita...