Renungan Sabda: Luk 11: 15-26 | Jumat, 11 Oktober 2019 | Hari Minggu Biasa XXVII (H)

[et_pb_section fb_built=”1″ admin_label=”section” _builder_version=”3.0.47″][et_pb_row custom_padding=”11px|0px|12px|0px|false|false” admin_label=”row” _builder_version=”3.0.48″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.0.47″][et_pb_text quote_border_weight=”27px” quote_border_color=”#e02b20″ admin_label=”Text” _builder_version=”3.21″ text_font=”||||||||” quote_font=”Cabin||||||||” quote_text_align=”right” quote_text_color=”#0c71c3″ quote_font_size=”23px” quote_line_height=”1.2em” header_font=”||||||||” header_2_font=”Atma|||on|||||” header_2_text_align=”center” header_2_text_color=”#c80e04″ header_2_font_size=”27px” header_2_letter_spacing=”2px” header_2_line_height=”1.1em” header_2_text_shadow_style=”preset4″ header_3_font=”Atma||||||||” header_3_text_color=”#e02b20″ header_4_font=”Atma||||||||” header_4_text_color=”#651906″ header_4_font_size=”19px” header_4_line_height=”1.5em” header_5_font=”Atma||||||||” header_5_text_color=”#e02b20″ header_5_letter_spacing=”3px” header_5_text_shadow_style=”preset4″ header_6_font=”Advent Pro||||||||” background_size=”contain” background_repeat=”round” background_blend=”difference” border_width_left=”0px” custom_margin=”||0px”]

 

Mau Bergabung Bersama Yesus?

Fr. Felix Kris Alfian

“….Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepamu.”

     Hari ini kita mendengarkan Injil Tuhan tentang Yesus yang mengusir roh jahat. Bukannya pujian dan ucapan terimakasih yang muncul, namun malah tuduhan bahwa Yesus mengusir roh jahat menggunakan kuasa Beelzebul. Tuduhan ini agaknya memang nampak aneh dan cenderung dipaksakan. Kita bayangkan saja seorang pemain sepak bola. Para pemain sepak bola tentu bersama-sama berusaha untuk membobol gawang lawan, bukan sebaliknya malah salih menjatuhkan satu dengan yang lain antar tim atau justru malah melakukan goal bunuh diri. Hal ini dapat dijadikan sebagai perbandingan bahwa mana mungkin Yesus mengusir roh jahat dengan kuasa Beelzebul (roh jahat). Itu sama saja satu tim sepak bola saling menjathkan dan malah membobol gawangnya sendiri.

    Yesus mengusir roh jahat tentu dari kuasa Allah yang ada pada-Nya. Lantas, menjadi pertanyaan bagi kita, apakah kita mau ikut dalam kelompoknya Yesus atau kelompoknya roh jahat? Tentu kita akan menjawab “ikut kelompoknya Yesus”. Pertanyaan yang mudah untuk dijawab, namun siapkah kita menghadapi konsekuensi ikut kelompoknya Yesus? Ikut kelompoknya Yesus tentu memiliki tantangan tersendiri, harus siap masuk dalam ketidaknyamanan, harus mau mengorbankan diri, dan ikut serta memanggul salib. Siapkah kita? sebaliknya, ikut kuasa roh jahat bisa jadi kita malah menemuka kenikmatan dan kenyamanan, namun tentu hanya di permukaan saja dan tidak abadi.

      Yesus yang mengusir roh jahat menandakan Kerajaan Allah yang hadir. Maukah kita juga meneladan Kristus untuk mampu menghadirkan Kerajaan Allah dan mengusir kejahatan dalah hati kita, dalam lingkungan sekitar kita, keluarga kita dan dalam segala relasi kita? Tentu jawabannya mudah “mau”, tetapi sekali lagi, harus siap pada segala tantangan dan konsekuensi mengikuti teladan Kristus.

        Atas segala ketersediaan kita menjadi anggota kelompok dari Yesus Kristus, maka kita perlu menyadari pentingnya bekerjasama antar anggota untuk mengusir kuasa kejahatan dan membangun Kerajaan Allah. Kita tahu akan ada banyak tantangannya, tetapi dengan peran dan kemampuan kita masing-masing, saling bekerjasama menghadapi tantangan yang ada untuk berjuang melawan kuasa kejahatan dan menghadirkan Kerajaan Allah. Langkah awal adalah dari kita sendiri, sudahkah aku memiliki semangat pertobatan dalam diriku sehingga aku mau untuk menghadirkan Kerajaan Allah?[]

 

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

Renungan Sabda: Luk 10 : 11-28 (Selasa Pekan XXVII-B)

"Keheningan Hati" Doa Pembuka Allah Bapa yang mahakudus, berilah kami hati yang tenang, agar mampu mendengarkan sabda-Mu. Semoga kami tanggap akan cinta kasih-Mu yang memelihara dan...

Renungan Sabda: Mrk 7:31-37 (Minggu Pekan XXIII-B)

Doa Pembuka Ya Allah, di dalam doa-Ku, pagi ini aku datang kembali di hadapan-Mu. Aku memang tidak melihat-Mu, tetapi imanku mengatakan bahwa Engkau ada dan...

Renungan Sabda: Markus 9:38-40 (Rabu Biasa Pekan VII)

Sederhana menuju sukacitaDoa Pembuka     Allah Bapa Yang Maha Bijaksana, Engkau telah meneguhkan kami melalui kebijaksanaan-Mu yang tidak terselami. Kami mohon, ajarilah kami untuk...

Renungan Sabda: Matius 11:11-15 | Kamis, 12 Desember 2019 | Hari Biasa Pekan Adven II

Sumber Gambar: https://cdn.medcom.id/images/library/images/andrew-robles-280639.jpg Bersama Menjadi Pewarta Kabar Sukacita Fr. Dandhi Pratama“Sejak tampilnyaYohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Surga dirongrong, dan orang yang merongrongnya mencoba menguasainya”Kerajaan Surga bukan berarti...

Renungan Sabda: Luk 5 : 33-39 (Jumat Pekan XXII-B)

Doa Pembuka: Ya Allah, aku menyadari bahwa aku berasal dari debu dan akan kembali menjadi debu. Sementara Engkau telah ada sebelum segala sesuatu ada,...