Renungan Sabda: Luk 18:35-43 | Senin, 18 November 2019 | Hari Biasa

[et_pb_section fb_built=”1″ admin_label=”section” _builder_version=”3.0.47″][et_pb_row admin_label=”row” _builder_version=”3.0.48″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.0.47″][et_pb_text quote_border_weight=”27px” quote_border_color=”#e02b20″ admin_label=”Text” _builder_version=”3.21″ text_font=”||||||||” quote_font=”Cabin||||||||” quote_text_align=”right” quote_text_color=”#0c71c3″ quote_font_size=”23px” quote_line_height=”1.2em” header_font=”||||||||” header_2_font=”Atma|||on|||||” header_2_text_align=”center” header_2_text_color=”#c80e04″ header_2_font_size=”27px” header_2_letter_spacing=”2px” header_2_line_height=”1.1em” header_2_text_shadow_style=”preset4″ header_3_font=”Atma||||||||” header_3_text_color=”#e02b20″ header_4_font=”Atma||||||||” header_4_text_color=”#651906″ header_4_font_size=”19px” header_4_line_height=”1.5em” header_5_font=”Atma||||||||” header_5_text_color=”#e02b20″ header_5_letter_spacing=”3px” header_5_text_shadow_style=”preset4″ header_6_font=”Advent Pro||||||||” background_size=”contain” background_repeat=”round” background_blend=”difference” border_width_left=”0px” custom_margin=”||0px” header_4_text_align=”justify”]

Sumber Gambar: https://unsplash.com/photos/bEbqpPeHEM4

 

Kekuatan Usaha dan Doa

oleh Fr.Alfa Amorista

Saudara-saudari terkasih, apakah proses penyembuhan yang dialami oleh si buta terjadi
hanya karena campur tangan Yesus? Tidak! Kesembuhan yang dialami oleh si buta juga
disebabkan karena imannya yang kuat akan kekuatan Yesus yang mampu menyelamatkan dan
menyembuhkannya dari kebutaan yang dialaminya.

Melalui kisah ini, kita mampu melihat dua arah proses kesembuhan yang dialami oleh
si buta. Yang pertama, si buta sungguh-sungguh berpasrah dan meyakini bahwa kesembuhan
dapat dialami ketika ia mau meminta pertolongan dari Yesus. Yang kedua, Yesus, karena
kesungguhan si buta, tergerak hatiNya untuk menolong dan pada akhirnya menyembuhkan si
buta.

Kisah si buta yang disembuhkan oleh Yesus menjadi kisah yang relatable dengan
kehidupan masa kini, di mana iman yang disertai dengan usaha sungguh membantu manusia
lebih dekat dengan Tuhan. Sebagai manusia, kita bisa saja mengutamakan usaha yang besar
untuk mencapai sesuatu. Namun ingat! doa dan iman kita juga menjadi sesuatu yang penting.
Bila kita ingin menjadi seorang barista yang sukses, sudah pasti kita akan berusaha untuk terus
belajar meracik kopi hingga pada akhirnya mampu menyajikan suguhan kopi yang nikmat.
Namun, dari setiap usaha yang sudah dilakukan, doa menjadi hal yang membantu dan
mendukung kita dalam setiap usaha karena kita belajar untuk berpasrah dengan kuasa Tuhan
atas diri kita. []

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Renungan Sabda: Luk 12:54-59 (Jumat Pekan XXIX-B)

"Damai di Hati"  Doa pembuka Allah Mahabaik, kami bersyukur atas kebaikan-Mu yang telah kami rasakan selama ini. Ya Bapa, Engkau telah menciptakan kami serupa dan secitra...

Aku Membawakanmu Sebuah Rumah

Aku bukan hanya kepalaku. Dan bukan cuma telingaku. Aku bukan kakiku, atau mataku atau rambutku atau hidungku. Abaikan seluruh permukaan laut yang ada pada bola matamu. Di...

Renungan Sabda: 1 Timotius 4:12-16 | Kamis, 19 September 2019 | Hari Biasa Pekan XXIV

Gambar: Salah satu kelompok Forum Mahasiswa Katolik yang didampingi frater Seminari Tinggi. Dokumen Pribadi. Semangat Muda oleh: Fr. Gery PintokoMasa kiniku adalah masa lalu dan masa...

Renungan Sabda: Markus 9:38-43,45,47-48 (Minggu Pekan XXVI)

" Hati Terbuka dan Berpikir Positif " Doa Pembuka Allah Bapa sumber cinta kasih, kami mengucap syukur kepada-Mu atas segala berkat dan dan anugerah yang telah...

Renungan Sabda: Mat. 28:19-20 | Kamis, 21 Mei 2020 | Hari Raya Kenaikan Tuhan

  Pergilah ! Wartakanlah Injil ! Fr. Leonardo Hendra Bernanda         Saudara-saudari yang terkasih, hari ini kita diajak untuk menyadari bahwa kita adalah murid-murid...