Renungan Sabda: Lukas 19:41-44 | Kamis, 21 November 2019 | PW Santa Maria Dipersembahkan Kepada Allah

[et_pb_section fb_built=”1″ admin_label=”section” _builder_version=”3.0.47″][et_pb_row admin_label=”row” _builder_version=”3.0.48″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.0.47″][et_pb_text quote_border_weight=”27px” quote_border_color=”#e02b20″ admin_label=”Text” _builder_version=”3.21″ text_font=”||||||||” quote_font=”Cabin||||||||” quote_text_align=”right” quote_text_color=”#0c71c3″ quote_font_size=”23px” quote_line_height=”1.2em” header_font=”||||||||” header_2_font=”Atma|||on|||||” header_2_text_align=”center” header_2_text_color=”#c80e04″ header_2_font_size=”27px” header_2_letter_spacing=”2px” header_2_line_height=”1.1em” header_2_text_shadow_style=”preset4″ header_3_font=”Atma||||||||” header_3_text_color=”#e02b20″ header_4_font=”Atma||||||||” header_4_text_color=”#651906″ header_4_font_size=”19px” header_4_line_height=”1.5em” header_5_font=”Atma||||||||” header_5_text_color=”#e02b20″ header_5_letter_spacing=”3px” header_5_text_shadow_style=”preset4″ header_6_font=”Advent Pro||||||||” background_size=”contain” background_repeat=”round” background_blend=”difference” border_width_left=”0px” custom_margin=”||0px”]

 

Hati Yang Damai

Fr. Gery Pintoko

Pada hari ini Gereja memperingati Santa Maria Dipersembahkan Kepada Allah. Maria menjadi Bunda Gereja dan teladan kaum beriman. Maria taat kepada Allah dengan mengandung Yesus Kristus. Ketaatan-Nya kepada Allah menjadi bukti iman yang teguh. Keteguhan iman ini bersumber dari hati yang damai. Kedamaian hati dan kedekatan kepada Allah berpijak dari pengalaman manusiawi kita, karena kita telah mengenal secara otentik diri kita.

Bacaan Injil hari ini penduduk Yerusalem nyata-nyatanya belum memiliki hati yang damai. Mereka tidak mengenal identitas diri mereka yang sesungguhnya. Mereka belum menerima diri, sehingga ibadat mereka hanya terbatas pada ungkapan dan ritual belaka. Yesus mengatakan “wahai Yerusalem, alangkah baiknya andaikan pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu.” Hari ini kita dapat belajar dari keteladanan Maria yang telah memiliki hati yang damai. Oleh karena itu, kita diajak untuk sungguh menerima diri, mengenal diri secara otentik, agar terciptalah hati yang damai. Dengan demikian, hari demi hari hidup kita dapat semakin dipersatukan dengan Allah. []

 

 

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

Yes. 2:1-5; Rm. 13:11-14a; Mat. 24:37-44 | Minggu, 01 Desember 2019 | Hari Minggu Adven I

Sumber Gambar: https://www.barewalls.com/posters-art-prints/first-sunday-of-advent.html Tuhan datang Padamu Oleh: Fr. Nugroho Susanto, Bns“Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga (Mat 24:44).”Hari...

Renungan Sabda: Luk 21:5-19 | Minggu, 17 November 2019 | Hari Minggu Biasa XXXIII

 sumber gambar: https://images.app.goo.gl/aw1ebcnhd6E11aTH6     Hari Tuhan   oleh: Fr. Bonifasius     Arti dan Cara Menyongsong Kedatangan Hari Tuhan   Bapak, Ibu, serta Saudara-i yang terkasih, hari ini kita mendengar istilah yang cukup akrab dengan...

Lomba Paramenta

  Silakan isi Formulir Pendaftaran di bawah ini! Terimakasih! Loading...

Renungan Sabda: Matius 7:7-12 (Rabu Prapaskah I)

MemintaDoa Pembuka: Tuhan yang penuh belaskasih, kami bersyukur atas kasih-Mu yang begitu melimpah bagi kami. Semoga kasih-Mu mendorong kami untuk senantiasa mendekatkan diri pada...

Renungan Sabda: Lukas 10:38-42 | Selasa, 08 Oktober 2019 | Hari Biasa Pekan XXVII

https://medium.com/@ningtyas/hanya-karena-sudah-pernah-tak-lantas-membuatmu-berhenti-berbuat-baik-bc970c251509   Melakukan Dengan Setulus Hati dan Hati yang Murni Fr. Dandhi Pratama, AR“Marta, Marta, engkau khawatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja...