Renungan Sabda: Lukas 21:29-33. | Jumat, 29 November 2019. | Hari Biasa Pekan XXXIV

[et_pb_section fb_built=”1″ admin_label=”section” _builder_version=”3.0.47″][et_pb_row admin_label=”row” _builder_version=”3.0.48″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.0.47″][et_pb_text quote_border_weight=”27px” quote_border_color=”#e02b20″ admin_label=”Text” _builder_version=”3.21″ text_font=”||||||||” quote_font=”Cabin||||||||” quote_text_align=”right” quote_text_color=”#0c71c3″ quote_font_size=”23px” quote_line_height=”1.2em” header_font=”||||||||” header_2_font=”Atma|||on|||||” header_2_text_align=”center” header_2_text_color=”#c80e04″ header_2_font_size=”27px” header_2_letter_spacing=”2px” header_2_line_height=”1.1em” header_2_text_shadow_style=”preset4″ header_3_font=”Atma||||||||” header_3_text_color=”#e02b20″ header_4_font=”Atma||||||||” header_4_text_color=”#651906″ header_4_font_size=”19px” header_4_line_height=”1.5em” header_5_font=”Atma||||||||” header_5_text_color=”#e02b20″ header_5_letter_spacing=”3px” header_5_text_shadow_style=”preset4″ header_6_font=”Advent Pro||||||||” background_size=”contain” background_repeat=”round” background_blend=”difference” border_width_left=”0px” custom_margin=”||0px”]

 Sumber Gambar: https://www.etsy.com/sg-en/listing/667565886/give-yourself-time-2-x-35-refrigerator

Sabda-Ku takkan Berlalu

Oleh: Fr. Marselinus Yudhi Nugroho

Kehidupan selalu menjadi sebuah misteri bagi setiap makhluk hidup khususnya manusia yang memiliki akal budi dan mempertanyakannya. Dengan sederhana manusia dapat berpikir dan memahami bahwa dibalik misteri kehidupan terdapat realitas keberadaan pemberi hidup. Manusia dengan pemikiran demikian merupakan makhluk beriman bahwa ada ‘sesuatu’ yang berkuasa untuk memberi kehidupan bagi manusia. Hal ini terus dipegang manusia sebagai sebuah keseimbangan antara pemahaman akal budi dan pemahaman rohani, spiritual. Melalui pemahaman dan keyakinan yang teguh ini, manusia akan bertransformasi sehingga dapat memahami misteri kehidupan sebagai sebuah rahmat.

Bacaan hari ini membawa kita pada permenungan akan sebuah tanda dari Allah bagi umat manusia. “Sabda-Ku takkan berlalu” (Lukas 21:33) demikianlah peneguhan dari Allah bagi seluruh makhluk hidup ciptaannya secara khusus bagi umat manusia agar mampu melihat berbagai keterlibatan karya-Nya dalam pengalaman konkret manusia.

Kita dapat belajar dari transformasi ulat menjadi kupu-kupu. Suatu hari yang cerah, telur ulat menetas dan terlahirlah seekor ulat kecil dengan sedikit saja kemampuan yaitu berjalan melata, memakan daun, dan mempertahankan diri melalui bulu-bulunya yang tidak disukai oleh banyak makhluk hidup lain. Ulat kecil menyadari dirinya hanya dapat merepotkan makhluk lain. Tetapi, Allah mengasihinya dengan memberikan makanan melalui tanaman-tanaman yang dapat menciptakan makanannya sendiri melalui fotosintesis. Ulat yang kecil dan malang menyadari kasih Allah melalui ketersediaan makanan untuk hidupnya. Atas pengalaman kasih tersebut, ulat mempertahankan hidupnya dengan giat makan daun-daun pemberian Allah untuk memenuhi nutrisi hidupnya, karena ia yakin suatu saat nanti akan berkarya dan berguna bagi makhluk lainnya.  Allah maha pengasih dan penyayang menaungi ulat untuk senantiasa hidup, karena ia disiapkan untuk suatu karya yang indah. Tiba saat bagi sang ulat untuk membulatkan tekad mengurung diri dalam kepompong dan bertansformasi. Atas seizin Allah untuk berkaya, ulat tersebut menanggalkan segala bulu-bulu yang selama ini melindunginya, mengubah kaki menjadi sayap, dan membentuk mulut untuk membantu penyerbukan bunga, ia terlahir kembali sebagai kupu-kupu cantik yang dapat terbang kesana kemari berkaya untuk kehidupan tanaman-tanaman yang selama ini memberinya makan.

Saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus. Allah hadir melalui pengalaman-pengalaman konkret kita. Alamilah, maknailah, dan lihatlah dengan terang iman karya Allah dalam hidup kita. Saat itulah Allah mengasihi kita dan mempersiapkan diri kita untuk berkarya. Amatilah tanda-tandanya dan bertransformasilah, misteri kehidupan akan segera terungkap. Tuhan memberkati. Berkah Dalem. []

 

 

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

PELAJARAN

P E L A J A R A N ----------   dalam kehidupan ada begitu banyak pengalaman keberhasilan dan kesuksesan adalah hal yg dinantikan harapan dan kepercayaan adalah pegangan dan...

Renungan Sabda: Luk 15:1-10 (Kamis, 8 November 2018, Pekan Biasa XXXI)

"Pengampunan Dari Bapa" Doa Pembuka Ya Allah Bapa Yang Maharahim pengampunan-Mu adalah kerinduan hati kami. Di sanalah terletak Cinta Kasih-Mu yang begitu besar kepada kami anak-anak-Mu....

Ayo Dadi Suluh, Sulur, lan Suluk !

        Pada tanggal 17 Agustus 2018 lalu, komunitas Seminari Tinggi St. Paulus mengikuti instruksi pembinaan dan dinamika kehidupan seminari dari Rm....

Renungan Sabda: Matius 18:1-5.10 | Rabu, 02 Oktober 2019 | Pw Para Malaikat Pelindung (P)

Sumber Gambar: https://3.bp.blogspot.com/-dd78EFUxZvw/WKxpyws6dzI/AAAAAAAAA-Q/OCtXe9-InfIdSk_pwun0rdwZ3EUYW8jUQCLcB/s1600/Angels-in-Heaven_AskAnAngel_org_.gifMalaikat Penjagaku Fr. Olaf Shyantica Wisanggeni   Pernahkan kita berfikir untuk mendoakan nama malaikat pelindung kita? Mungkin bisa jadi nama yang diberikan oleh orangtua kita adalah...

Izinkan Aku Mengenakan Sepatumu

Keluh diseduh. Sesekali disentuh oleh tutur yang teduh,Daripadamu senyum itu terlahir karena luluh. Ditiupkannya ragu agar ia pergi, matilah sendu yang keruh.Ditahan langkah ini siang dan...