Renungan Sabda: Matius 9:27-31 | Jumat, 6 Desember 2019 | Hari Biasa Pekan Adven I

[et_pb_section fb_built=”1″ admin_label=”section” _builder_version=”3.0.47″][et_pb_row admin_label=”row” _builder_version=”3.0.48″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.0.47″][et_pb_text quote_border_weight=”27px” quote_border_color=”#e02b20″ admin_label=”Text” _builder_version=”3.21″ text_font=”||||||||” quote_font=”Cabin||||||||” quote_text_align=”right” quote_text_color=”#0c71c3″ quote_font_size=”23px” quote_line_height=”1.2em” header_font=”||||||||” header_2_font=”Atma|||on|||||” header_2_text_align=”center” header_2_text_color=”#c80e04″ header_2_font_size=”27px” header_2_letter_spacing=”2px” header_2_line_height=”0em” header_2_text_shadow_style=”preset4″ header_3_font=”Atma||||||||” header_3_text_color=”#e02b20″ header_4_font=”Atma||||||||” header_4_text_color=”#651906″ header_4_font_size=”19px” header_4_line_height=”1.5em” header_5_font=”Atma||||||||” header_5_text_color=”#e02b20″ header_5_letter_spacing=”3px” header_5_text_shadow_style=”preset4″ header_6_font=”Advent Pro||||||||” background_size=”contain” background_repeat=”round” background_blend=”difference” border_width_left=”0px” custom_margin=”||0px”]

 

Kepercayaan

 

Fr. R.D. Putra Setiawan

 “Terjadilah padamu menurut imanmu.”

(Mat 9:29)

 

      Ada dua orang buta yang meminta disembuhkan kepada Yesus. Ia pun mengabulkannya karena melihat mereka yang buta, dan berkata  “Terjadilah padamu menurut imanmu” (Mat 9:29). Itulah yang dikatakan oleh Yesus kepada kedua orang buta itu dan mereka sembuh. Kepercayaan dari kedua orang buta tersebut kepada Yesus ternyata berefek besar bagi kehidupan mereka. Mereka yang sebelumnya belum bisa melihat dunia dan sekarang bisa melihar dunia yang nyata. Mereka yang sebelumnya hanya bisa mendengar dari orang-orang tentang Yesus dan sekarang mereka melihat sendiri mukzizat turun dan itu berkat Yesus. Hal yang sungguh menakjubkan pun terjadi pada saat penyembuhan. 

    Kepercayaan yang membuahkan hasil bagi diri orang buta. Mereka telah menaruh kepercayaan dalam Yesus maka oleh-Nya dibayar segala kepercayaan yang telah diberikan. Kepercayaan adalah hal yang harus mereka berikan. Yesus adalah sumber segalanya. Dia adalah Allah tetapi Yesus tidak menyuruh mereka untuk memberi tahukan kepada siapapun. Waktu Yesus untuk menyatakan bahwa diri-Nya mesias belum tiba. Sebab jika Yesus menyatakan sebelum waktunya maka yang terjadi adalah kekacauan. Maka dari itu Yesus menyuruh kedua orang yang tadinya buta itu supaya jangan memberitahukan kesembuhan mereka kepada Yesus. Poin penting di sini yaitu, jika kita telah meminta dari Yesus maka yang harus kita lakukan adalah bersyukur. Yesus meminta mereka jangan memberitahukan terlebih dahulu kepada orang tetapi bersyukur kepada Allah. Bersyukur adalah cara yang sangat pas untuk menyatakan keagungan dari Allah.

 

 

 

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Discover

Sponsor

Latest

Renungan Sabda: Luk 9 : 57-62 (Rabu Pekan XXVI-B)

"JALAN TUHAN" Doa Pembuka Allah sumber cinta kasih, kami bersyukur atas panggilan kini. Engkau perkenankan kami mengikuti jalan-Mu. Berkatilah kami dengan sabda-Mu, semoga tingkah laku kami...

Merdeka Sejak Dalam Denyut Nadi

Merdeka! Pagi itu (17/8/18) setelah Ibadat Pagi di Kapel Paulus, warga komunitas Seminari Tinggi Kentungan mengadakan upacara bendera untuk memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73....

Renungan Sabda: Luk 11:29-32 (Senin Pekan XXVIII-B)

"Tanda Kehadiran Tuhan" Doa Pembuka Allah pengasih dan penyayang, Engkaulah sumber keselamatan bagi kami. Kami mengucap syukur atas setiap sapaan dari padaMu yang boleh kami rasakan...

Renungan Sabda: Luk 2:33-35 (Pw. S.P Maria Berdukacita)-(Sabtu XXIII-B)

"Tetap Mengasihi Meski Menderita" Doa Pembuka Allah Bapa kami, Engkaulah sumber kebijaksanaan, syukur atas anugerah penyertaan-Mu. Kami mohon berkat-Mu, semoga memampukan kami untuk semakin berani berjuang...

Renungan Sabda: Luk 10 : 13-16 (Jumat Pekan XXVI-B)

"Mendengarkan atau Menolak?" Doa Pembuka Allah yang mahakasih, kami bersyukur atas segala anugerah yang Engkau limpahkan kepada kami. Bimbinglah, agar kami senantiasa mendengarkan sapaan-sapaan-Mu lewat...