Tugas Zaman Now

Fr. Thomas Rosario Babtista

         CoVid-19 semakin merajalela. Entah kapan pandemi ini akan berakhir. Entah kapan vaksin CoVid-19 ini akan keluar. Entah kapan Virus ini berakhir. Walau seperti itu, setiap orang sudah mulai muak akan segala kondisi yang mereka rasakan. Para pekerja yang mulai jenuh di rumah. Para siswa maupun maha siswa mulai jenuh untuk belajar di rumah. Para dokter dan perawat yang sudah jenuh untuk merawat pasien. Kita semua lelah. Kita semua mengalami kondisi yang sama, peran yang sama, tanggung jawab yang sama, hanya saja perwujudannya berbeda-beda. Ini  pula yang dirasakan oleh para murid.

         Setelah Yesus bangkit, Yesus beberapa kali menampakkan dirinya kepada para murid. Pada perikop hari ini, Yesus kembali menampakkan diri-Nya pada para murid. Yesus memberikan tugas bagi para murid-Nya, agar mereka menggembalakan semua para murid-Nya. Mereka disuruh untuk memperhatikan mereka dengan segala kondisi mereka. Dengan banyaknya yang akan digembalai dan mereka yang juga manusia biasa, pastilah mereka menemui yang namanya jalan buntu. Mereka akan menemui apa yang namanya konflik. Mereka akan menemui yang namanya perselisihan. Mungkin mereka juga akan frustrasi.

        Yesus secara manusiawi tidak jauh berbeda. Di taman Getsemani, Yesus memohon untuk menjauhkan cawan itu dari pada-Nya. tetapi Keilahian Yesus jauh lebih kuat dari pada manusiawi-Nya. Ia mengalahkan semua itu. Mungkin ketika Ia berjalan di Jalan Salib Yesus juga mengeluh dan sambat, tetapi Ia tetap berteguh dalam jalan-Nya. Ia tetap bertekun. Begitu pula para rasul yang tetap bertekun dalam tugasnya dengan segala kondisi yang dialaminya. Mereka semua tangguh dan setia.

        Inilah yang dapat menjadi percontohan bagi kita semua. Mereka tekun dan berhasil. Dan begitu pula dengan pandemi ini, dengan bertekun kita akan berhasil untuk mengalahkan pandemi ini. Perekonomian kita akan bangkit. Para perawat dan dokter dapat pulang ke rumah mereka dan bercengkerama dengan keluarga mereka. Semua itu dapat tercapai dengan bertekun untuk menaati segala macam aturan, anjuran, himbauan yang ada untuk kesejahteraan kita bersama. Karena dengan itulah kita semua dapat memunculkan sense menjadi seorang gembala yang baik bagi domba-dombanya yang sama seperti Yesus yang menjadi gembala yang baik dengan cara wafat di kayu salib untuk menebus dosa-dosa umat manusia.

 

Sumber gambar : https://lifestyle.okezone.com/read/2020/03/24/481/2188195/tata-cara-pakai-apd-sebelum-tangani-pasien-corona-covid-19

 

 

 

Switch Language >>