Yuk simak persyaratannya!

  1. Berminat jadi imam Diosesan
  2. Sehat fisik dan jasmani (dibuktikan dengan chek-up kesehatan dan rekomendasi Rumah Sakit atau dokter yang ditunjuk oleh Seminari)
  3. Sudah dipermandikan paling tidak 2 tahun (dibuktikan dengan surat baptis terbaru)
  4. Lulus SLTA – dibuktikan dengan ijazah
  5. Rekomendasi dan dukungan dari Pastor Paroki setempat
  6. Mengikuti bimbingan/pendampingan dari Rama Praja yang dikenal
  7. Siap belajar dalam proses menjadi Imam:                                                           
    + Pendidikan Seminari Menengah: 4 tahun, untuk lulusan SLTA: 1 tahun
    + Pendidikan Tahun Rohani: 1 tahun
    + Pendidikan Filsafat dan Teologi serta Praktek Pastoral : 5 tahun
    + Pendidikan lanjut untuk S2 Teologi: 2 tahun
    Bagi yang sudah kuliah atau sudah kerja, ditambahkan syarat:
    1. Lulus kuliah – dibuktikan dengan ijazah
    2. Mengikuti bimbingan/pendampingan dari Rama Praja yang dikenal dan dibuktikan dengan surat Rekomendasi
    3. Maksimal berusia 33 tahun (sama dengan usia Yesus Kristus dalam puncak KaryaNya)
Rm. FX. Sukendar Wignyosumarta, Pr

Rm. FX. Sukendar Wignyosumarta, Pr

Prefek Animasi dan Promosi Panggilan Seminari

“Panggilan menjadi imam diosesan adalah jalan kebahagiaan untuk mengabdi kepada Tuhan dan Gereja, khususnya Keuskupan”

Switch Language >>