
Allah telah sungguh-sungguh mengasihi kita, bahkan dengan berbagai cara yang telah dilakukanNya untuk kita.
Lantas, apakah kita sudah sungguh-sungguh mengasihi-Nya? Bagaimana cara kita untuk mengasihi Allah yang terlebih dahulu mengasihi kita?

Allah telah sungguh-sungguh mengasihi kita, bahkan dengan berbagai cara yang telah dilakukanNya untuk kita.
Lantas, apakah kita sudah sungguh-sungguh mengasihi-Nya? Bagaimana cara kita untuk mengasihi Allah yang terlebih dahulu mengasihi kita?
Keluh diseduh. Sesekali disentuh oleh tutur yang teduh, Daripadamu senyum itu terlahir karena luluh. Ditiupkannya ragu agar ia pergi, matilah sendu yang keruh. Ditahan langkah
Penuh kesadaranmu. Setulus membelai. Pada mula cerita, dia ada. Pandangan yang pertama. Jumpa mata di antara kita yang tertawa. Hanya sekilas yang penuh makna. Bayangmu,
Allah telah sungguh-sungguh mengasihi kita, bahkan dengan berbagai cara yang telah dilakukanNya untuk kita. Lantas, apakah kita sudah sungguh-sungguh mengasihi-Nya? Bagaimana cara kita untuk mengasihi
Fire grows every bones. Butterfly in my hand, firework in my brain, Hold me, night. Tell me the way to catch the dream, I believe