
Allah telah sungguh-sungguh mengasihi kita, bahkan dengan berbagai cara yang telah dilakukanNya untuk kita.
Lantas, apakah kita sudah sungguh-sungguh mengasihi-Nya? Bagaimana cara kita untuk mengasihi Allah yang terlebih dahulu mengasihi kita?

Allah telah sungguh-sungguh mengasihi kita, bahkan dengan berbagai cara yang telah dilakukanNya untuk kita.
Lantas, apakah kita sudah sungguh-sungguh mengasihi-Nya? Bagaimana cara kita untuk mengasihi Allah yang terlebih dahulu mengasihi kita?
Sajak Politik: Cinta Tak Perlu Berkelit Energi! Pendar cahaya bulan sabit, memaksaku duduk dalam gelisah. Saraf-saraf memori tak henti mengernyit, menggugat memori di alam
Rindu Terhapus Hujan Belum terdengar rasanya pujian sang katak. Hanya terlihat perlahan-lahan semut mulai bertindak. Namun bumi sudah berulang kali berteriak. Tak ada usaha untuk
Dia yang Memberikanku Kupu-Kupu dia adalah wanita yang menaruh air matanya pada bak mandi. tempatku mandi, saat tubuhku tak ingin mandi sendiri. dia adalah wanita
D I T I N G G A L K A N ———- rasa-rasanya semua ini seperti pertandingan yang mana jalur telah ditentukan