Search
Close this search box.

Renungan Sabda: Lukas 8:1-3 | Jumat, 22 September 2023| Jumat Biasa Pekan XXIV

Facebook
WhatsApp
Email
Semakin Dekat Dengan Kristus

Fr. Julius Norman Indrianto

Jumat, 22 September 2023
Jumat Biasa Pekan XXIV
Renungan Sabda: Lukas 8:1-3

Bacaan Injil pada hari ini mengisahkan Yesus yang disertai oleh para murid-Nya dan para wanita, dalam memberitakan kerajaan Allah. Para wanita yang disebut dalam bacaan tersebut adalah Maria Magdalena, Yohana istri Khuza, dan Susana. Hal menarik yang dapat diketahui dalam bacaan tersebut adalah sikap para wanita yang melayani rombongan Yesus dan para muridnya itu dengan uang yang mereka miliki.

Saya membayangkan kisah ini seperti Yesus dan rombongan-Nya yang sedang “turne” (turu kono, turu kene), masuk ke kota-kota, lalu masuk pula ke desa-desa. Dalam perjalanan tidak mungkin jika rombongan ini tidak membutuhkan akomodasi. Secara nyata, mungkin rombongan ini memerlukan makanan yang cukup, katakanlah tiga kali dalam sehari. Mereka juga butuh membawa makanan yang akan dibagikan kepada yang membutuhkan di dalam perjalanan mereka. Hal yang menarik, segala urusan tersebut, dikatakan di dalam Injil, dilayani oleh para wanita tersebut.

Semangat para wanita tersebut sangat menarik untuk kita renungkan bersama. Mengapa mereka memiliki semangat yang begitu besar, bahkan juga dikatakan bahwa mereka melayani rombongan Yesus dengan harta kekayaan mereka. Apa yang menjadi motivasi dari para wanita tersebut? Para wanita ini membagikan kesaksian iman mereka terhadap Yesus, dalam tindakanpelayanannya. Para wanita yang melayani Yesus dan rombongan-Nya pasti telah memiliki pengalaman akan Allah yang menyentuh dalam diri mereka. Seperti Maria Magdalena, yang telah memiliki pengalaman penyembuhan dan pengampunan. Pengalaman-pengalaman akan kasih Allah tentulah sangat meneguhkan dan berdaya ubah bagi hidup kita pula. Sadarilah bahwa Allah telah mengasihi kita dengan sedemikian rupa dan melalui beragam cara. Pertanyaan reflektif, adakah pengalaman kasih Allah yang sungguh mengesan dalam hidupku? Lalu apa yang ingin aku lakukan untuk mensyukuri kasih Allah itu dalam hidupku?

Pengalaman akan kasih Allah  sangat meneguhkan dan berdaya ubah bagi hidup kita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *