
Berani Menjawab Panggilan-Nya
Minggu, 20 September 2026, Seminari Tinggi St. Paulus kedatangan tamu dari Kota Surakarta. Para misdinar dari Paroki Santa Perawan Maria Regina Purbowardayan berkunjung ke seminari untuk mengenal lebih dalam dinamika kehidupan serta proses perjalanan panggilan para Frater diosesan. Para Frater bersama anak-anak misdinar berdinamika bersama di Kapel Seminari Tinggi St. Paulus, dimulai dengan perayaan Ekaristi bersama, dilanjutkan dengan dinamika dan materi, lalu ditutup dengan keliling seminari dan makan siang bersama di Pendopo Willekens.
Perayaan Ekaristi pembuka dinamika kunjungan kali ini dipimpin oleh Rm. Yohanes Maryono, Pr sebagai putra paroki. Dalam kesempatan homili, beliau juga turut berbagi kesaksian dan pengalamannya dalam menjalani panggilan, mulai dari awal bertumbuhnya benih panggilan hingga akhirnya ditahbiskan dan berkarya sampai saat ini. “Setiap orang memiliki benih panggilan di dalam hatinya, tetapi tidak semua orang berani untuk menanggapi,” ungkap Rm. Maryono. Kemudian tampillah delapan anak laki-laki yang berkehendak menanggapi panggilan Tuhan sebagai imam. Mereka masing-masing menyampaikan apa yang menjadi benih awal panggilan mereka serta motivasi yang mendasari keinginan mereka untuk menyemai benih panggilan tersebut. Demikianlah Tuhan menebarkan benih panggilan dalam hati setiap manusia dan mengundang mereka untuk menumbuhkannya. Di antara banyak orang, ada delapan orang dari Paroki Purbowardayan yang dengan berani menunjukkan komitmen untuk menanggapi panggilan-Nya untuk menjadi calon imam. Kiranya ada semakin banyak orang yang terdorong untuk berani menjawab “Ya!” pada panggilan kudus-Nya. Ayo dadi Romo Projo!
IGDS






