Penuh Kesadaranmu
Penuh kesadaranmu. Setulus membelai. Pada mula cerita, dia ada. Pandangan yang pertama. Jumpa mata di antara kita yang tertawa. Hanya sekilas yang penuh makna. Bayangmu,
Penuh kesadaranmu. Setulus membelai. Pada mula cerita, dia ada. Pandangan yang pertama. Jumpa mata di antara kita yang tertawa. Hanya sekilas yang penuh makna. Bayangmu,
RINDU Saat waktu terus memburu Membuat senja merajuk padam Tuk kembali rehat dulu Hingga kembali menyingsing kemilau Mungkin inikah suatu pertanda? Kepadanya yang tlah
D I T I N G G A L K A N ———- rasa-rasanya semua ini seperti pertandingan yang mana jalur telah ditentukan
I wash my blood, When I see a map in the sky. Ready to show the strength, I feel a goal in my breath. .